Breaking News:

Virus Corona

Prioritas Penerima Vaksin Covid-19 Sudah Disusun: Dibagi Jadi 6, Tenaga Medis Masuk Kelompok Pertama

Pemerintah kini tengah mempersiapkan skema vaksinasi massal Covid-19, mulai dari uji klinis vaksin hingga prioritas vaksinasi.

NICOLAS ASFOURI / AFP
Dalam gambar yang diambil pada 29 April 2020, seorang ilmuwan menunjukkan vaksin eksperimental untuk virus corona COVID-19 yang diuji di Laboratorium Kontrol Kualitas di fasilitas Biotek Sinovac di Beijing. Sinovac Biotech, yang melakukan salah satu dari empat uji klinis yang telah disetujui di China, telah mengklaim kemajuan besar dalam penelitiannya dan hasil yang menjanjikan di antara monyet. 

Rencananya, Gedung 43 akan digunakan sebagai tempat memproduksi kandidat vaksin dari CEPI (Coalition for Epidemic Preparedness Innovations).

"Sebagaimana teman-teman pahami Bio Farma memiliki total kapasitas porduksi vaksin yang sudah naik dari 100 juta menjadi 250 juta (unit vaksin)," kata Retno.

Seperti diketahui, Indonesia menempuh dua jalur dalam mendapatkan vaksin Covid-19.

Untuk jangka pendek, Indonesia bekerja sama dengan perusahaan medis asal Cina, Sinovac, dan G42 yang berpusat di Uni Emirat Arab.

Dalam pengembangan vaksin, G42 bekerja sama dengan perusahaan medis asal Cina, Sinopharm.

Vaksin dari Sinovac kini tengah dilakukan uji klinis tahap ketiga di Bandung, Jawa Barat, sedangkan vaksin dari G42 tengah menjalani uji klinis tahap ketiga di Uni Emirat Arab.

Selain itu, Indonesia melalui Bio Farma akan memperkuat posisinya dalam membangun jejaring produksi vaksin di dunia dengan menggandeng CEPI dalam memproduksi vaksin.

Adapun dalam rangka membangun ketahanan nasional, Indonesia mengembangkan vaksin merah putih yang programnya dijalankan oleh Lembaga Biologi Molekuler Eijkman.

Saat ini, Vaksin Merah Putih baru dalam tahap pengembangan awal dan belum dilakukan uji klinis. (Kompas.com/Rakhmat Nur Hakim)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Persiapan Vaksinasi Massal Covid-19: Target Prioritas, Skema Pemberian, hingga Progres Uji Klinis"

Sumber: Kompas.com
Tags:
Vaksin Virus CoronaVirus CoronaCovid-19Jokowi
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved