Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Jawaban Gibran saat Ditanya soal Lompatan Politik, Najwa Shihab: Sempat Saya Tanyakan pada Ayahanda

Presenter Najwa Shihab memberikan pertanyaan kepada calon Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.

Tangkap Layar Trans7
Presenter Najwa Shihab memberikan pertanyaan kepada calon Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, mirip seperti yang sebelumnya ditujukkan kepada sang ayah, Joko Widodo (Jokowi) sebelum jadi presiden, dalam acara Mata Najwa, Rabu (30/9/2020). 

"Jawabannya hampir sama-sama mirip mas, kemudian ternyata kita lihat kenyataannya berbeda," terangnya.

Seakan tidak percaya, Gibran pun mengelaknya.

Ia pun hanya bisa menegaskan bahwa saat ini dirinya hanya fokus mempersiapkan untuk Pilkada Solo pada 9 Desember 2020 mendatang.

"Masa mirip sih, saya kira beda," bantah Gibran.

"Yang jelas begini, Pilkada Solo aja belum selesai masak mau mikir Pilgub atau Pilpres, enggak lah, kita fokus yang ada sekarang aja," pungkasnya. 

Refly Harun Ragukan Laporan Kekayaan Gibran

Pakar hukum tata negara Refly Harun turut menanggapi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Gibran Rakabuming Raka.

Diketahui putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu mengajukan diri dalam Pemilihan Wali Kota Solo pada Desember mendatang.

Dilansir TribunWow.com, Refly lalu membahas LHKPN Gibran dalam tayangan di kanal YouTube Refly Harun, diunggah Senin (28/9/2020).

LHKPN calon Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, September 2020.
LHKPN calon Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, September 2020. (Capture elhkpn.kpk.go.id)

 Ini Harta Kekayaan Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution yang Dirilis KPK, Siapa Lebih Banyak?

Diketahui dalam laporan tersebut Gibran menyampaikan jumlah kekayaannya sebesar Rp21,1 miliar per 2 September 2020.

Namun ada yang meragukan laporan tersebut, yakni aktivis Pro Demokrasi (ProDem) Iwan Sumule.

Menurut Iwan, harta Gibran lebih daripada yang dilaporkan karena memiliki usaha dengan nilai yang lebih besar nilainya dari Rp21 miliar.

Refly Harun kemudian menanggapi hal itu.

"Soal harta ini kadang terjadi paradoks. Paradoksnya adalah ada orang yang sok kaya, tetapi begitu harus melaporkan harta kekayaan, biasanya mulai sok miskin," komentar Refly Harun.

"Memang harta kekayaan yang dilaporkan sering jauh lebih kecil daripada faktanya," lanjutnya.

Halaman
123
Tags:
Pilkada Serentak 2020Najwa ShihabGibran Rakabuming RakaMata NajwaJokowi
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved