Viral Medsos
Video Viral Bentrok Polisi dan Warga Bertepatan dengan Kabar Pengumpulan Massa PSHT, Ini Faktanya
Viral video di media sosial memperlihatkan bentrokan antara polisi dan massa berbaju hitam di tengah jalan.
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Viral video di media sosial memperlihatkan bentrokan antara polisi dan massa berbaju hitam di tengah jalan.
Video itu beredar viral di media sosial bertepatan dengan informasi akan adanya massa dari PSHT yang berkumpul pada Selasa (22/9/2020) malam.
Dalam video terlihat polisi yang sedang berjalan kaki diserang oleh sekumpulan massa yang mengendarai sepeda motor.
• Pengakuan Oknum Polisi Perkosa Gadis Pelanggar Lalu Lintas, Tergiur Lihat Tubuh Korban saat Menilang
Adegan itu berlangsung di tengah jalan besar dan disaksikan oleh warga.
"Eh ya Allah, geger geger (rusuh rusuh)," ujar perekam.
Suasana di video tampak ricuh karena rombongan pemotor berbaju hitam yang merangsak maju dengan jumlah banyak.
Atas viralnya video tersebut, kepolisian dari Polresta Surakarta memberikan penjelasan.
Melului Instagram @polrestasurakarta, aparat memastikan video tersebut hoaks.
• Video Detik-detik Pesilat PSHT Diserang, Motor Korban yang Tertinggal Dibakar Pelaku
Rupanya kejadian itu terjadi di Madiun beberapa waktu silam.
"Banyak tersebar video tersebut di media sosial.
Kami dari Polresta Surakarta memberikan keterangan bahwa kejadian dalam video tersebut tidak terjadi di kota Surakarta.
Kejadian di video merupakan kejadian di Madiun.
Sampai saat ini kota Solo aman, tidak ada massa dari kelompok manapun, terimakasih!
Kami menghimbau kepada masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak manapun.
Solo harus aman..
Solo harus nyaman...
Solo harus damai..," tulis Polresta Surakarta.

Beredarnya video itu bersamaan dengan kabar aksi pengumpulan massa perguruan silat Perguruan Setia Hati Terate (PSHT) di Plaza Manahan Solo, Selasa (22/9/2020).
"Diprkirakan besok mlm ratusan hingga mungkin ribuan org dr prsatuan silat psht brbagai daerah akn dtg & menghitamkan kota solo,
namun pasukan brseragam hitam dr kepolisian yaitu satuan brimob jg sdh siap sedia utk mejaga keselamatan & kenyamanan kota solo dr tindakan yg melanggar undang2," tulis Instagram @energisolo yang memberikan imbauan.
Sementara dikutip dari TribunSolo, ratusan personel gabungan disiagakan total di kawasan Kota Solo sejak Senin (21/9/2020).
Mobilitas personel gabungan itu diawali dengan gelaran latihan penanggulangan anarkis di Stadion Manahan Solo.
Sebanyak 800 pasukan Brimob turut dalam gelaran latihan itu. (TribunWow.com/ Tiffany Marantika/ TribunSolo/Adi Surya Samodra)