Terkini Daerah
Dimintai Uang Belanja Rp 150 Ribu, Suami di Indramayu Cekik Istrinya dan Dikubur di Bawah Ranjang
Perbuatan keji dilakukan oleh seorang suami berusia lanjut, M (70) kepada istrinya sendiri yaitu J (65).
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Perbuatan keji dilakukan oleh seorang suami berusia lanjut, M (70) kepada istrinya sendiri yaitu J (65).
M dengan tega mencekik istrinya dan juga menguburnya di bawah ranjang tempat tidurnya.
Kejadian tersebut terjadi di Desa/Kecamatan Bangodua, Indramayu, Jawa Barat.
• Sempat Dikira Tidur di Bengkel, Pemuda Tewas dalam Keadaan Ditutup Jaket, Diduga Dibunuh Temannya
Menurut Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Hamzah Badaru, kejadian itu sebenarnya sudah terjadi pada awal Agustus 2020 lalu.
Namun baru diketahui pada Sabtu (5/9/2020) setelah seorang warga mencium bau busuk di dalam rumah korban atau setelah 40 hari kemudian.
AKP Hamzah Badaru mengatakan bahwa kejadian mengenaskan tersebut bermula ketika sang istri meminta uang Rp 150 ribu kepada suaminya untuk keperluan belanja.
Tetapi pada saat itu, pelaku tidak bisa memenuhi permintaan istrinya lantaran mengaku sedang tidak memiliki uang.
"Berlatar belakang dari si korban meminta uang Rp 150 ribu untuk belanja kebutuhan, kemudian pada saat itu memang suaminya tidak memiliki uang," ujar AKP Hamzah Badaru, dalam acara Apa Kabar Indonesia Pagi, Senin (7/9/2020).
Dirinya menambahkan bahwa sebenarnya yang membuat pelaku merasa emosi bukan karena dimintai uang tersebut.
Tetapi karena dari korban ada perkataan yang menyinggung perasan dari pelaku itu sendiri, yakni dengan menyuruhnya pergi dari rumah.
Terjadilah pertengkaran hebat.
Hingga pada akhirnya pelaku tidak bisa mengendalikan emosinya hingga tega mencekik korban hingga tak berdaya dan tidak bergerak sama sekali.
• Kronologi Pria di Bontang Cekik Kekasihnya hingga Tewas, Tak Terima Disebut Gigi Mirip Drakula
"Kemudian terjadilah pertengkaran di situ, setelah itu si korban ini menurut pengakuan pelaku mengusir diduga pelaku ini," katanya.
"Pelaku tidak terima kemudian mencekik korban, setelah itu ditinggal begitu saja," ungkap AKP Hamzah Badaru.
"Menurut hasil pemeriksaan, jadi pada saat terduga pelaku ini mencekik korban, korban sudah tidak lagi berdaya, tidak bergerak lagi," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/kasat-reskrim-polres-indramayu-akp-hamzah-badarudalam-acara-apa-kabar-indonesia-pagi.jpg)