Terkini Daerah
Suami di Kutai Timur Tak Sadar Istri Culik Bayi Adiknya, Berawal dari Istrinya yang Keguguran
Aksi nekat dilakukan NT (37), warga Muara Wahau, Kutai Timur, Kalimantan Timur, yang menculik bayi adik kandungnya sendiri.
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNWOW.COM - Aksi nekat dilakukan NT (37), warga Muara Wahau, Kutai Timur, Kalimantan Timur, yang menculik bayi adik kandungnya sendiri.
Hal itu dilakukan hanya untuk menunjukkan kepada suaminya bahwa dia telah melahirkan.
Kepada suaminya, NT mengaku bayi itu adalah buah hati keduanya.

Padahal, faktanya NT telah keguguran. Sang suami pun tak menyadari aksi penculikan yang dilakukan istrinya.
Ia mengira, bayi yang dibawa sang istri adalah anak kandung mereka.
• Mahasiswa Aktivis HMI di Ambon Diculik setelah Demonstrasi, Diduga Ada Kaitan dengan Materi Demo
Berawal dari keguguran
NT nekat menculik bayi adiknya karena dirinya mengalami keguguran.
Suaminya tidak tahu kejadian keguguran itu karena sejak usia kandungan NT tujuh bulan, sang suami bekerja jauh sehingga terpisah dari istrinya.
"Belakangan pelaku (NT) keguguran. Tapi dia enggak beri tahu suaminya,” ungkap Kasat Reskrim AKP Polres Kutai Timur, Abdul Rauf, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (3/9/2020).
NT pun enggan memberi tahu suaminya karena takut diceraikan.
• Kronologi Mahasiswa Universitas Pattimura Diculik seusai Ikut Demonstrasi, Polisi: Sempat Dipukuli
Modus jenguk bayi di rumah adik
Pada Selasa (1/9/2020) lalu, NT mengatakan pada suaminya ingin menunjukkan bayinya.
“Saat itu pelaku meminta suaminya menunggu di hotel. Dia bilang ke suaminya mau ambil anak mereka di rumah sakit,” terang dia.
Di saat itulah NT datang ke rumah adiknya dengan modus menjenguk bayi yang berusia tiga hari.
NT pun menginap di rumah adiknya.