Breaking News:

Terkini Daerah

Pria di Kupang Ditemukan Tewas Bunuh Diri, Sempat Tinggalkan Pesan Terakhir, Korban Diduga Depresi

Polisi mengungkap dugaan motif pria asal Kupang, NTT yang nekat bunuh diri. Korban sebelumnya sempat mengirimkan pesan WA kepada temannya.

Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi Jenazah 

Diduga depresi

Berdasarkan pemeriksaan saksi, diduga JIM bunuh diri karena depresi.

"Hasil pemeriksaan terhadap saksi, diduga karena depresi dan tertekan. Karena sebelum kejadian tersebut, temannya melihat dia mengkonsumsi miras (minuman keras) dan menelepon seseorang," ujar dia.

JIM sudah sejak kecil tinggal di rumah kakeknya.

Dia tinggal bersama nenek dan saudarinya.

JIM bekerja sebagai sopir ojek.

"Selama ini dia tinggal bersama kakeknya semenjak berumur satu tahun karena ibunya bekerja di Malaysia. Sehingga kurang mendapatkan perhatian," kata Kapolsek.

Kontak bantuan

Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu.

Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup.

Anda tidak sendiri. Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada.

Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling, Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini:

https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/

(Kompas.com/Sigiranus Marutho Bere)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sesaat Sebelum Tewas, Pria Ini Kirim Pesan ke Temannya: Jangan Hapus Chat Ini"

Sumber: Kompas.com
Tags:
KupangNusa Tenggara Timur (NTT)Akhiri HidupTewasOjek Online
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved