Terkini Daerah
Kisah Pilu Ramlah Ditinggal Suami dengan Wanita Lain saat Melahirkan, Kini Harus Lunasi Utang Suami
Ramlah pun emosi saat tahu suaminya Lukman (40) kabur tanpa kabar di saat ia berjuang melahirkan anak kelimanya.
Editor: Lailatun Niqmah
Ramlah bertanya mengapa si perempuan mau menjalin hubungan terlarang dengan suami orang.
Akan tetapi, perempuan justru menjawab kalau ia mencintai Lukman dan ingin membangun rumah tangga dengan lelaki yang berprofesi sebagai sopir angkutan penumpang tersebut.
‘"Memang pernah lima hari tidak pulang, alasannya masih menunggu barang penumpang, suamiku sopir angkutan penumpang, belakangan baru saya tahu kalau dia tidur dengan pelakor itu, saya sempat datangi dia dulu," katanya geram.
Sejak saat itu, si perempuan terus berusaha memprovokasi Ramlah, tak jarang ia mengunggah foto kemesraannya dengan Lukman dan menantang Ramlah berlomba siapa yang lebih bisa mendapat perhatian Lukman.
‘’Dia bilang kamu tidak akan bisa temukan saya, dia juga mengancam akan melaporkan pencemaran nama baik apabila saya memasukkan fotonya di medsos, saya tidak peduli dia sudah buat malu saya, satu kali malu sekalian, kepalang tanggung, saya masukkan foto mereka di medsos," katanya.
Tanggung utang suami
Yang membuat Ramlah lebih sakit hati adalah Lukman tidak pernah membalas chat-nya padahal ponsel selalu aktif.
Perempuan lain selalu memegang ponsel tersebut dan tentu saja hanya jawaban menyakitkan hati yang selalu ia dapat.
Ramlah dan anak anaknya sudah tak pernah lagi mendapat nafkah dari Lukman, justru ia kini harus berjuang melunasi utang-utang yang ditinggalkan Lukman yang ternyata tidak sedikit.
• Cair Mulai September, Ini Cara Dapat BLT Rp 500 Ribu per Keluarga dari Pemerintah, Lihat Syaratnya
‘’Saya jual truk, habis emas saya masukkan ke pegadaian, saya selalu mencicil ke para penagih dan saya tidak tahu berapa sebenarnya utang suamiku, sementara si pelakor bebas merdeka," keluhnya.
Di sisi lain, Ramlah masih bersyukur bisa mencari nafkah sendiri, selama ini ia berjualan mainan dan hasilnya untuk melanjutkan hidup.
Dia yang merupakan anak tunggal kini sering mendapat hinaan dari keluarganya karena dianggap telah salah jalan.
Polisi masih berusaha temukan Lukman Kapolsek Sebatik Barat Iptu Mujianto mengatakan, ia sangat mengenal Lukman maupun Ramlah.
Dia mengakui ada aduan masuk terkait persoalan ini dan polisi sudah menindaklanjuti aduan tersebut.
‘’Memang dia (Ramlah) sering datang terus meminta kami menemukan suaminya, kendala kita adalah ketika itu berada di luar Pulau Nunukan, kita butuh dukungan akomodasi dan transportasi, tapi tetap kita koordinasikan dengan polisi di wilayah lain, sementara masih proses,"katanya.