Terkini Daerah
Kegiatan Puluhan Pria saat Pesta Seks Gay di Kuningan, Praktikan Permainan Cabul dari Thailand
Seorang penyelenggara pesta seks gay belajar langsung permainan-permainan cabul saat berada di negara Thailand.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
"Setiap peserta itu banyak persyaratan," ujar Yusri.
"Di dalam itu tidak boleh sama sekali menggunakan pakaian, ini salah satu persyaratannya atau paling rendah adalah cuma menggunakan celana dalam saja," ungkap Yusri.
"Di dalam mereka menggunakan permainan-permainan, game-game yang mereka lakukan."
"Dengan peserta hampir sekitar 50 orang, di situ dilakukan permainan game," pungkasnya.
• Polisi Ungkap Grup WA Pecinta Sesama Jenis seusai Bongkar Pesta Gay di Kuningan: Komunitas Hot Space
Simak video selengkapnya mulai menit ke-6.04:
Temukan Obat Kuat hingga Pelumas
Diketahui inisial kesembilan penyelenggara itu adalah TRF, BA, NA, KG, SP, NM, RP, H, dan AW.
Dikutip TribunWow.com dari Tribun Jakarta pada Rabu (2/9/2020), sembilan tersangka itu memiliki peran yang berbeda.
TRF berperan sebagai penyewa kamar apartemen.
Ia juga menerima uang bayaran dari para peserta.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Yusri Yunus lantas menuturkan biaya yang dibutuhkan untuk masuk ke acara tersebut.
"Biaya Rp 150 ribu satu orang, Rp 350 ribu untuk tiga orang,"ujar Yusri Yunus pada Rabu (2/9/2020).
Lalu, BA dan A berperan sebagai seksi konsumsi.
Ada pula NA yang bertindak sebagai keamanan.
Ia memeriksa peserta yang akan masuk dalam acara tersebut.
"Kemudian ada NA sebagai bagian keamanan untuk periksa peserta saat masuk. Saat masuk tidak boleh bawa senjata api dan narkoba," tutur Yusri.
• Ditemukan Obat Kuat dan Alat Kontrasepsi, Begini Cara Polisi Ungkap Pesta Gay di Apartemen