Breaking News:

Terkini Daerah

Klaim Punya Informasi Akurat terkait Kematian Adik Iparnya, Edo Kondologit: Ada Indikasi CCTV Diedit

Edo Kondologit menuntut agar polisi terbuka terkait kematian adik iparnya, GKR di Polres Sorong, Papua pada Jumat (1/9/2020).

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Atri Wahyu Mukti
Capture YouTube TvOne
Politisi PDIP Edo Kondologit meminta rekaman CCTV dibuka terkait penganiayaan yang menewaskan adik iparnya yang berinisial GKR, dalam Kabar Petang, Senin (31/8/2020). 

Edo Kondologit Beberkan Kronologi Adik Iparnya Bisa Ditangkap: Mamanya Punya Perasaan Enggak Enak

Edo yang mengklaim dirinya memiliki informasi terkait kematian GKR mengatakan bahwa sang adik ipar telah dipukuli polisi.

"Begini, dia tiba di Polres itu dalam keadaan sehat. Dia ditaruh di lorong. Saya punya informasi yang sangat akurat, saya akan ceritakan ke Propram."

"(GKR) ditaruh di lorong dan digebuki di sana oleh dua orang. Oleh mereka di sana, polisi di situ gebuki dia," jelasnya.

Sehingga, Edo menuntut agar polisi membongkar rekaman CCTV saat kejadian.

Ia menduga CCTV telah diedit untuk memalsukan kematian GKR.

"Buka CCTV kejadian waktu itu. Buka itu, jangan diedit-edit nanti CCTV-nya. Karena ada indikasi CCTV diedit."

"Jangan tipu-tipu lagi, saya marah. Menurut saya ini Kapolres mau mencoba mengalihkan-mengalihkan" ujarnya.

Edo menekankan pada polisi agar bersikap terbuka.

Terkait adik iparnya dianiaya oleh tahanan lain, Edo yakin GKR juga disiksa polisi sebelumnya.

Kronologi Ipar Edo Kondologit Ditangkap, sang Ibu Pergoki Ada Alkohol: Saya Curiga, Tolong Periksa

Halaman
1234
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved