Virus Corona
Warung Soto Lamongan di Jogja Jadi Klaster Baru Corona, Berawal Pedagang Demam dan Swab Positif
Sebuah warung soto lamongan di Umbulharjo, Yogyakarta ditetapkan sebagai klaster baru penyebaran Virus Corona (Covid-19).
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Rekarinta Vintoko
Tidak hanya itu, Heroe meminta masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan untuk mengurangi paparan Virus Corona.
"Kepada para pembeli soto Lamongan pada bulan Agustus untuk segera periksa di layanan kesehatan terdekat, agar blocking kasus bisa dilakukan dan tidak menyebar," imbau Heroe.
"Melakukan isolasi mandiri. Selalu pakai masker, tetap berada di rumah, dan tidak keluar dari rumah, serta membatasi sentuhan barang," lanjutnya.
Bandung Siap Produksi Massal Vaksin Covid-19
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjelaskan vaksin Virus Corona (Covid-19) yang akan segera diproduksi massal adalah buatan Bandung.
Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan melalui akun Instagram @ridwankamil, diunggah Senin (10/8/2020).
Diketahui vaksin Virus Corona rencananya akan diproduksi Bio Farma, perusahaan di bawah naungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
• Rumah Sakit di Singapura Temukan Bayangan Putih pada Foto Rontgen Paru-paru Pasien Covid-19
"Vaksin yang akan diproduksi Bio Farma adalah dari virus yang sudah dimatikan, nanti dua kali penyuntikan," kata Ridwan Kamil.
Ia menjelaskan banyak negara tengah menyiapkan vaksin tersebut, bukan hanya Tiongkok.
"Katanya, kenapa hanya dari Tiongkok? Tidak betul. Hari ini vaksin itu sedang persiapan, ada dari China, dari Korea, dari Inggris, ada dari Indonesia," papar Ridwan.
Politisi yang akrab disapa Kang Emil ini lalu menjelaskan proses uji vaksin Virus Corona.
"Untuk siap diproduksi harus melakukan tiga tes. Tes pertama di bawah 100 orang, tes kedua beratus-ratus orang, tes ketiga di atas 1.000 orang," katanya.

Menurut Ridwan, sejauh ini vaksin yang paling siap diujikan adalah buatan Sinovac, yakni perusahaan asal Tiongkok.
"Jadi jangan asing-asing. Yang penting ini ada perang, ada alat buat nembak musuh, mana aja yang siap kita pakai, kita pergunakan," imbau mantan Wali Kota Bandung itu.
Ia menyebutkan vaksin itu nantinya akan diproduksi Bio Farma.