Terkini Daerah
Niat Henry Bunuh Sekeluarga di Sukoharjo Muncul saat Main Game Online, Langsung ke Dapur Ambil Pisau
Dalam proses rekonstruksi pembunuhan satu keluarga di Sukoharjo, terungkap awal mula Henry Taryatmo (41) berniat membunuh para korban.
Editor: Lailatun Niqmah
"Mulihmu piye, arep numpak opo (pulangmu gimana, mau naik apa?)," tanya korban Sri Handayani yang membukakan pintu untuk pelaku saat malam kejadian dalam rekonstruksi yang diungkapkan tersangka.
"Ngojek ae, tapi durung nyantol (ngojek aja, tapi belum nyangkut)," jawab Henry Taryatmo.
Lantaran masih menunggu ojek online, Sri Handayani mempersilahkan Henry Taryatmo menunggu di ruang tamu rumahnya.
Kemudian Sri Handayani kembali ke kamar karena suami dan dua anaknya RRI (10) yang masih duduk di bangku Kelas 5 SD dan DAH (6) yang masih TK sudah tidur.
Saat menunggu ini, Henry Taryatmo sempat bermain game online.
Di tengah bermain game online ini, Henry Taryatmo teringat utang dan jatuh tempo pembayarannya.
Pada momen itu, muncul niat Henry Taryatmo untuk memiliki mobil korban, dan niat membunuh korban.
Henry Taryatmo kemudian menuju ke dapur rumah korban dan mengambil pisau dapur.
Setelah itu kembali membangunkan korban.
Saat memanggil korban "Mas...mbak," belum ada yang merespon.
Kemudian, Henry Taryatmo memanggil ulang korban dan ternyata istri korban Sri Handayani yang terbangun.
Saat Sri Handayani terbangun, tersangka menyerahkan uang Rp 250 ribu untuk setoran.
• Sadar Penuh dan Tidak Menyesal Bunuh 1 Keluarga di Sukoharjo, Henry Tak Buru-buru Pergi dari TKP
Istri Dibunuh Paling Pertama
Sewaktu Sri Handayani menghitung uang setoran, tiba- tiba Henry Taryatmo menusukkan pisau dapur tepat di uluh hati.
Totalnya ada tiga tusukan yang diberikan pelaku.