Terkini Daerah
Ayah dan Anak Hampir Berkelahi Pakai Parang dan Busur di Makassar, Bermula dari Izin Keluar Malam
Perkelahian antara ayah dan anak hampir terjadi di Subutung, Makassar, pada Selasa (25/8/2020) malam.
Editor: Ananda Putri Octaviani
"Ini AD bertanya, kamu dari mana? dijawab oleh ibunya Dg Salo bilang dari online shop jual pakaian," ujar Asfada.
Sang ayah, Haeruddin, lanjut Asfada, pun meninpali dengan nada keras.
"Kalau kamu mau pukul adekmu, kamu saya pukul," ucap Haeruddin, ditirukan Asfada.
Mendengar nada keras sang ayah Haeruddin, AD pun mengamuk dan melempar kursi plastik warna hijau keluar rumah hingga pecah.
Melihat amukan sang anak AD, Haeruddin pun bergegas mengambil sebilah parang di atas lemarinya.
Namun, dicegah oleh istrinya Dg Salo.
Haeruddin pun diajak sang istri Dg Salo keluar rumah untuk menghindari perkelahian dengan anaknya AD.
Saat di luar rumah, AD menyusul dengan menenteng ketapel lengkap dengan tiga anak panahnya.
AD pun meminta parang yang ditenteng Haeruddin dan di saat yang bersamaan Tim UPRC Angngaru tiba di lokasi.
AD dan barang bukti ketapel serta anak panah dan sebilah parang yang ditemukan pun dibawa ke Polres Pelabuban Makassar. (Tribun-Timur/Muslimin Emba).
Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Perkelahian Ayah dan Anak Hampir Terjadi di Sabutung Makassar, Parang dan Busur Siap di Tangan, https://makassar.tribunnews.com/2020/08/26/perkelahian-ayah-dan-anak-hampir-terjadi-di-sabutung-makassar-parang-dan-busur-siap-di-tangan?page=all.
Penulis: Muslimin Emba
Editor: Suryana Anas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/suasana-saat-upcr-angngaru-polres-pelabuhan-makassar-mengamankan-lokasi-pertikaian-ayah-dan-anak.jpg)