Terkini Daerah
Gagalnya Rencana Pertama, Awalnya Bos Pelayaran di Kelapa Gading Hendak Dibunuh Pakai Tali
Terungkap, Pelaku yang menyusun rencana pembunuhan terhadap bos pelayaran di Kelapa Gading yang tewas seusai diberondong oleh senjata api.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Ananda Putri Octaviani
"Tersangka NL selalu terlibat aktif dalam penyusunan rencana tersebut, karena yang paling tahu situasi kantor korban," ujar Nana.
Pada rencana yang gagal tersebut, NL berusaha memancing agar korban mau keluar dan masuk ke sebuah mobil untuk nantinya dibunuh.
"Setelah masuk mobil korban akan dicekik menggunakan tali," kata Nana.
Namun rencana tersebut gagal lantaran korban menolak untuk menemui petugas pajak palsu yang telah disiapkan oleh NL.
Setelah rencana pertama gagal, barulah korban dihabisi dengan cara ditembak hingga tewas.
Total terdapat 12 pelaku yang terlibat dalam aksi pembunuhan yang didalangi oleh NL ini.
Di antara 12 pelaku tersebut, NL juga melibatkan suami sirinya yakni R alias MM dalam aksi pembunuhan S.
Berikut peran dari para pelaku yang terlibat dalam pembunuhan pengusaha pelayaran di Kelapa Gading.
- DM (50) berperan sebagai eksekutor yang menembak korban.
- SY (58) berperan sebagai joki yang mengantar eksekutor.
- S (20) bertugas mengantar senjata api kepada tersangka AJ dan mengurus ponsel milik AJ dan SY untuk di-reset.
- MR (25) berperan menyerahkan senjata.
- AJ (56) menyiapkan senjata api yang digunakan untuk membunuh korban dan melatih DM menembak.
- DW (45), R (52), dan RS (45) turut serta dalam merencanakan aksi pembunuhan.
- TH (64) merupakan pemilik senjata api yang digunakan oleh eksekutor.
- SP (57) berperan menjadi perantara pembelian senjata api milik TH.
• Alasan Pelaku DM Mau Jadi Eksekutor Pembunuhan Pengusaha di Kelapa Gading meski Tak Ahli Menembak
Korban Ditembak 4 kali
Peristiwa penembakan itu terjadi di Ruko Royal Gading Square, Pegangsaan Dua Kec. Kelapa Gading Jakarta Utara, Kamis (13/8/2020) sekira pukul 12.00 WIB.
Dikutip dari TribunJakarta.com, Kamis (13/8/2020), Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan bahwa korban tewas akibat empat tembakan yang dilepaskan oleh pelaku.
"Kami menganalisa korban mendapat empat tembakan yang ditembakkan dari belakang," kata Budhi di lokasi pada Kamis sore.
• Motif Karyawati Habisi Nyawa Pengusaha di Kelapa Gading, Sakit Hati dan Ketakutan Gelapkan Uang
Budhi menjelaskan keempat tembakan tersebut mengenai punggung dan bagian belakang kepala korban.
Berdasarkan hasil penyelidikan pihak kepolisian, ditemukan empat selongsong peluru berukuran 9 milimeter.
"Tentunya kita menemukan empat buah selongsong peluru yang ada di TKP," kata Budhi di lokasi.