Breaking News:

Terkini Daerah

5 Hari Tak Pulang seusai Pamit dan Peluk Ibunya, Bocah di Deli Serdang Ditemukan Tewas Dalam Karung

Diduga dirampok, seorang bocah di Deli Serdang ditemukan di dalam sebuah karung di dekat Sungai Merah, Tanjung Morawa, Deli Serdang.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
Kolas (TRIBUN MEDAN / ist) dan (Dok. Polresta Deli Serdang)
Foto semasa hidup NW (kiri), siswa SMP Negeri 2 Galang yang menjadi korban pembunuhan. Jasad NW (kanan) yang ditemukan oleh Polresta Deli Serdang pada Rabu (19/8/2020) siang. Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Motif Pembunuhan Siswa SMP di Deliserdang, Polisi Menduga Dendam Disertai Perampokan, https://medan.tribunnews.com/2020/08/23/motif-pembunuhan-siswa-smp-di-deliserdang-polisi-menduga-dendam-disertai-perampokan?page=all. Penulis: Indra Gunawan Editor: Juang Naibaho 

TRIBUNWOW.COM - Nasib tragis menimpa NW (13), bocah asal Desa Ujung Rambe, Kecamatan Bangun Purba, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Bocah yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama itu ditemukan dalam keadaan tewas di sebuah karung, pada Rabu (19/8/2020), setelah sempat menghilang sejak terakhir pamit pada, 15 Agustus 2020 lalu.

Dugaan sementara korban tewas seusai dirampok oleh pelaku yang sampai saat ini belum tertangkap.

Sesosok dievakuasi oleh tim dari Polresta Deli Serdang pada Rabu (19/8/2020) siang. Mayat tersebut ditemukan berada dalam karung pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Suhartono yang hendak mengambil pasir di Sungai Merah, Desa Sei Merah, Kecamatan Tanjung Morawa, Deli Serdang.
Sesosok dievakuasi oleh tim dari Polresta Deli Serdang pada Rabu (19/8/2020) siang. Mayat tersebut ditemukan berada dalam karung pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Suhartono yang hendak mengambil pasir di Sungai Merah, Desa Sei Merah, Kecamatan Tanjung Morawa, Deli Serdang. (Dok. Polresta Deli Serdang)

Pamit Beli Sarapan, Siswi SMP di Deliserdang Ditemukan Tewas Terbungkus Karung di Sungai

Dikutip dari Kompas.com, Senin (24/8/2020), ibu korban, Mirawati Saragih mengenang terakhir kali dirinya melihat langsung sang anak.

Saat terakhir pamit, pada 15 Agustus lalu, hari itu menjadi saat terakhir Mirawati melihat putranya.

"Tanggal 15 itulah dia pergi terakhir dari rumah. Pamitnya mau beli sarapan sajanya tapi enggak pernah balik lagi," ucapnya.

Hari terakhir NW pergi dari rumah bertepatan dengan hari ulang tahun NW yang ke-13.

Bahkan saat itu korban menyempatkan diri untuk memeluk sang ibu yang tak disangka akan menjadi kali terakhir NW memeluk ibundanya.

"Tanggal 15 Agustus itu dia ulang tahun. Umurnya 13 tahun lah. Jadi bangun tidur dia sempat memeluk saya."

"Saya sempat heran saya bilang kenapa kau memeluk mamak tiba-tiba. Dibilangnya mamak lupa ya, dibilangnya dia ulang tahun," ucap Mirawati.

Mirawati mengatakan, korban sempat kembali ke rumah setelah membeli sarapan, namun keluar lagi sesudah mengembalikan uang kembalian.

"Setelah beli sarapan sempat balik pulang ke rumah mengembalikan uang kembalian tapi setelah itu pergi lagi dan tidak kembali lagi," sambung Mirawati.

Korban diketahui keluar membawa sebuah sepeda motor.

Setelah korban pergi lagi keluar, barulah NW tak kunjung pulang.

Di hari korban pergi, saat sore tiba, keluarga korban sudah berupaya mencari NW karena khawatir.

Halaman
123
Tags:
Deli SerdangTemuan mayatorang hilangPembunuhan sadis
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved