Terkini Nasional
Adian Napitupulu Bahas KAMI, Said Didu Balas Kritik: Bertolak Belakang dengan Perjuangan Bung
Deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Said Didu menanggapi kritik politisi PDIP Adian Napitupulu.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Said Didu menanggapi kritik politisi PDI Perjuangan, Adian Napitupulu.
Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam tayangan Kabar Petang di TvOne, Kamis (20/8/2020).
Diketahui sebelumnya, sejumlah tokoh nasional mendeklarasikan KAMI sebagai gerakan kritik terhadap pemerintah.

• Said Didu Klaim KAMI Gerakan Moral, Adian Napitupulu Tak Setuju: Ini Seolah-olah Pola Kampanye
Adian menilai gerakan tersebut mengarah ke bentuk partai politik, meskipun hal itu dibantah Said Didu.
Said juga menolak kritikan Adian terkait adanya upaya mendelegitimasi lembaga negara.
"Anda tadi mengatakan mendelegitimasi lembaga negara," singgung Said Didu.
Ia mengungkit peran Adian di masa lampau sebagai aktivis yang vokal mengkritik pemerintah.
Mantan Sekretaris BUMN itu menilai kini sikap kritis Adian berubah.
Said lalu membandingkan dengan kritik yang dilancarkan Adian terhadap KAMI.
"Saya 32 tahun di dalam dan berhadapan dengan Bung Adian yang lama sekali saya tidak pernah mengatakan Anda berjuang dulu mendelegitimasi lembaga negara," ungkitnya.
"Itu lumrah saja di dalam demokrasi," tambah Said.
• Said Didu Tak Terima Dipotong saat Jelaskan KAMI, Adian Balikan Ucapan: Tadi Saya Bicara Anda Potong
Said menambahkan, Adian yang kini menjadi anggota Komisi VII DPR RI itu terkesan menentang semua pihak yang bersikap oposisi dengan pemerintah.
Ia menilai hal itu sangat berbeda dengan sikap Adian di masa lalu.
"Tapi lucunya saat Anda di dalam kekuasaan, Anda menganggap yang berbeda dengan pemerintah adalah mendelegitimasi lembaga negara," sindirnya.
"Itu menurut saya lompatan pemikiran yang bertolak belakang dengan perjuangan Bung Adian selama ini. Mohon kembali lagi ke Bung Adian yang dulu," tambah Said.