Breaking News:

Terkini Daerah

Kiai NU Bantaeng Meninggal 1 Jam seusai Istri Wafat, Menikah saat Mendiang Kekasih Berusia 68 Tahun

Seusai sang istri menghembuskan nafas terakhirnya, Kiai Idrus juga ikut meninggal dunia sekira satu jam setelah menuntun istri ucapkan syahadat.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
YouTube Tribunnews.com
Jenazah kiai NU Bantaeng yang Wafat 1 Jam Usai Tuntun Syahadat Sakratul Maut Sang Istri. 

TRIBUNWOW.COM - Pasangan sehidup semati, itulah kejadian yang terjadi pada sepasang suami istri Kiai NU Bantaeng bernama Drz H M Idrus Makkawaru (76) bersama sang istri Sitti Sanibah Binti Haruna (74).

Tak lama setelah sang istri meninggal, Kiai Idrus akhirnya ikut menghembuskan napas terakhirnya.

Peristiwa menyentuh hati itu terjadi di Katangka, Gowa, perbatasan Makassar, Sulawesi Selatan pada Minggu (16/8/2020) malam.

Suasana di rumah duka Kiai NU Bantaeng, Drs H M Idrus Makkawaru  dan Sitti Saniah Haruna yang meninggal dunia.
Suasana di rumah duka Kiai NU Bantaeng, Drs H M Idrus Makkawaru dan Sitti Saniah Haruna yang meninggal dunia. (KOMPAS.com/NURWAHIDAH)

Ayah di Probolinggo Ceritakan Detik-detik Jenazah Anaknya Sempat Hidup Lagi, Hangat saat Dimandikan

Dikutip dari Kompas.com, Rabu (19/8/2020), sebelum istrinya meninggal, Kiai Idrus sempat menuntun Sitti Sanibah mengucapkan kalimat syahadat sambil menahan kesedihan.

"Kiai saat itu menuntun istri (syahadat) setelah itu menetaskan air mata. Sejam kemudian beliau juga meninggal," kata Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng Muhammad Yunus.

Yunus bercerita, saat itu pada pukul 20.00 Wita, Kiai Idrus masih sempat menuntun istrinya saat sang istri menghadapi sakaratul maut.

Air mata Kiai Idrus pun menetes setelah sempat menuntun istrinya tersebut.

Tak lama setelahnya, yakni pada pukul 21.30 Wita, Kiai Idrus tutup usia, seakan menyusul kepergian sang istri.

Di rumah duka, jenazah keduanya diletakkan bersebelahan.

Pada satu sisi, jasad Kiai Idrus ditutup kain batik merah marun dengan Alquran di bagian dada.

Serupa dengan jasad Kiai Idrus, jenazah Sitti Sanibah juga berada dalam posisi yang sama dan ditutup dengan kain batik berwarna cokelat.

Jasad keduanya lalu dikebumikan di TPU Letta, Bantaeng, Senin (17/8/2020) siang.

Jenazah Gadis di Probolinggo Hidup Lagi saat Dimandikan, Sudah Meninggal sebelum ke Rumah Duka

Dinikahi Di Usia Senja

Dikutip dari TribunBantaeng.com, Senin (17/8/2020), Ketua PC Nahdlatul Ulama Bantaeng Haji Muhammad Jaelani, mengatakan bahwa Sitti Sanibah adalah istri kedua Kiai Idrus.

Kala itu Kiai Idrus menikahi Sitti Sanibah, setelah enam tahun kepergian istri pertamanya, Hj Sitti Djawiah.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Nahdatul UlamaBantaengMeninggal DuniaSulawesi Selatan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved