HUT Kemerdekaan RI
Sosok Indrian Puspita, Gadis Asal Aceh yang Jadi Pembawa Bendera di Istana, Bercita-cita Masuk Akpol
Berikut ini sosok Indrian Puspita Rahmadhani yang ditugaskan menjadi pengibar bendera merah putih saat peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia.
Editor: Rekarinta Vintoko
Sebelumnya Elly yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga dengan kondisi ekonomi terbatas tak pernah menyangka putri sulungnya itu akan mendapatkan kesempatan langka untuk menjadi anggota Paskibraka mewakili Aceh di Istana Negara di Jakarta.
"Saya tidak pernah menyangka anak saya terpilih menjadi anggota Paskibraka dua kali. Memang waktu kelas 1 SMA pernah dia bilang pingin menjadi anggota Paskibraka, Alhamdulillah keinginannya terkabul," ucapnya.
Menurut Elly, putri sulungnya itu sejak kecil memang berprestasi.
Ia sering mendapat juara di kelas sejak SD hingga SMA.
"Alhamdulillah Indrian sejak kecil memang sudah berprestasi, sering mendapat juara di sekolah, dan dia juga rajin belajar," sebutnya.
• 4 Pantun Ridwan Kamil untuk Kemerdekaan Indonesia, serta untuk Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo
Cita-cita masuk Akpol
Kepada orang tua tunggalnya Indrian mengaku setelah tamat SMA Negeri 1 Bireuen nanti bercita-cita ingin sekali masuk di Akademi Kepolisian (Akpol).
"Dia cita-citanya ingin masuk Akpol dan sekarang sudah mempersiapkan diri dengan belajar dan rutin berolah raga," ujar Elly.
"Saya berdoa cita-citanya masuk Akpol terwujud dan semoga dengan terpilih sebagai anggota Paskibraka dua kali dapat menjadi motivasinya lagi."
Dua kali jadi Paskibraka, cetak sejarah baru
Sementara itu Fahrul, pelatih Indrian menyebutkan, terpilihnya kembali Indrian menjadi anggota Paskibraka di Istana Negara yang kedua kali itu merupakan sejarah baru.
Sebab hal itu baru pertama kalinya dalam sejarah Paskibraka karena belum pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.
"Ini sejarah di Paskibraka dapat dua kali terpilih, biasanya kesempatan itu hanya satu kali seumur hidup," kata Fahrul kepada Kompas.com, Minggu (16/08/2020).
"Kita berdoa semoga Indrian terpilih sebagai pembawa bendera saat pengibaran, kalau tahun lalu Indrian di pasukan 17," jelasnya. (Kontributor Kompas TV Aceh, Raja Umar)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kisah Sang Juara Kelas yang Kembali Terpilih Jadi Paskibraka di Istana Negara, Ibunya Tak Kuasa Menahan Haru"