Breaking News:

Terkini Nasional

Rocky Gerung Sebut Jokowi Dekat dengan Satu Negara Asing, Hersubeno Arief: Bukan Gagal, Menghindari

Akademisi Rocky Gerung menyoroti kebijakan politik Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang cenderung berorientasi pada satu negara asing.

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Atri Wahyu Mukti
Capture YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para menteri lebih bekerja keras dalam menangani Covid-19, dalam Sidang Kabinet Paripurna pada Kamis (18/6/2020), ditayangkan Minggu (28/6/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Akademisi Rocky Gerung menyoroti kebijakan politik Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menurutnya cenderung berorientasi pada satu negara asing.

Dilansir TribunWow.com, hal itu disampaikan Rocky Gerung kepada Hersubeno Arief dalam kanal YouTube Rocky Gerung Official, diunggah Sabtu (15/8/2020).

Menurut Rocky, banyak kebijakan Jokowi yang cenderung bertujuan mendekatkan hubungan dengan Tiongkok.

Pengamat Politik Rocky Gerung dalam tayangan Youtube pribadinya, Rocky Gerung Official, Sabtu (15/8/2020).
Pengamat Politik Rocky Gerung dalam tayangan Youtube pribadinya, Rocky Gerung Official, Sabtu (15/8/2020). (Youtube/Rocky Gerung Official)

 

Soroti Pilkada Solo 2020, Rocky Gerung: Bukan Lagi Oligarki, Mungkin Kita Sebut Bapakkrasi

Ia menilai hal itu berdampak pada pandangan publik kepada Jokowi.

"Keterkaitan itu dengan politik Indonesia hari ini, terbaca dalam kritik publik terhadap kebijakan Presiden Jokowi yang terlalu berorientasi pada China," papar Rocky Gerung.

Rocky menampik Indonesia sudah terlibat dalam upaya dominasi ekonomi dalam perdagangan yang digagas Tiongkok pada 2019, yakni one belt one road.

"Walaupun orang mungkin menganggap belum menjadi kesepakatan dunia bahwa Indonesia ada di dalam jalur one belt one road dari China," terangnya.

Meskipun begitu, ia menyinggung saat ini Indonesia lebih banyak bekerja sama dengan Tiongkok jika dibandingkan dengan negara lain di kawasan Asia Tenggara.

Menurut Rocky, hal itu berdampak pada pandangan dunia internasional terhadap keterlibatan Indonesia di politik dunia.

Ia mengungkit sebetulnya Indonesia dapat menjadi penengah bagi konflik yang terjadi antarnegara.

"Tapi pengetahuan itu juga bisa dibatalkan kenapa Indonesia hanya intensif berhubungan dengan China, tidak dengan negara-negara lain di Asia Tenggara," kata Rocky.

Jokowi Minta Krisis Pandemi Covid-19 Jadi Lompatan, Mardani Ali Sera: Kita Udah Hampir Pingsan

"Gagalnya Presiden Jokowi untuk tampil sebagai pemimpin dunia itu juga berpengaruh terhadap kemampuan Indonesia untuk menjadi penengah bila terjadi konflik antara Amerika dengan China di China Selatan," tambah akademisi tersebut.

Rocky menyinggung sebelumnya nama Indonesia tidak pernah terdengar aktif di politik dunia internasional.

"Jadi agak aneh kalau tiba-tiba Presiden Jokowi memberi komentar tentang apa yang terjadi di China Selatan," jelas pengamat politik itu.

Sebelumnya ia sempat menyebutkan Jokowi tidak pernah menghadiri sidang Persatuan Bangsa-bangsa (PBB) selama lima tahun terakhir.

Halaman
123
Tags:
Rocky GerungJoko WidodoJokowiHersubeno Arief
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved