Terkini Daerah
Wanita di Palmerah 'Bikin Drama' agar Tak Ketahuan Lahirkan Bayi, Kini Ibu dan Anak Reaktif Covid-19
Warga sekitar permukiman RT 01/RW 08 Kelurahan Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat digegerkan dengan penemuan bayi perempuan pada Minggu (9/8/2020).
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Warga sekitar permukiman RT 01/RW 08 Kelurahan Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat digegerkan dengan penemuan bayi perempuan pada Minggu (9/8/2020).
Namun rupanya bayi itu merupakan anak dari wanita muda yang menemukannya, D (20).
D berpura-pura sebagai penemu bayi yang baru saja dilahirkannya di kamar rumahnya sendiri.

• Setel Musik agar Tak Diketahui Lahiran di Kamar, Wanita Muda Pura-pura Temukan Bayi di Depan Rumah
Dikutip TribunWow.com dari Tribun Jakarta pada Rabu (12/8/2020), warga kini dihebohkan hasil rapid test D dan anaknya.
D dan bayinya dinyatakan reaktif rapid Test Covid-19.
Saat ini, keduanya langsung diisolasi di Puskesmas Palmerah.
Mereka juga diharuskan untuk menunggu hasil swab test.
"Sekarang sambil menunggu hasil swab test, bayi sama ibunya dirawat di puskesmas karena sama-sama reaktif," kata Kapolsek Palmerah, Kompol Supriyanto, Selasa (11/8/2020).
Selain D dan anaknya, keluarga lainnya juga diharuskan melakukan swab test.
Sedangkan warga sekitar ikut khawatir lantaran sempat berbondong-bondong ke rumah sakit untuk melihat bayi tersebut.
"Karena kan lokasi permukiman disana memang padat penduduk," kata Supriyanto.
• Istri Tolak Ajakan Hubungan Seks, Suami Pukuli Bayinya yang Baru Berusia 40 Hari hingga Tewas
Kronologi Kejadian
D melahirkan tanpa bantuan siapa pun di kamarnya yang berukuran tak lebih dari 3x4 meter.
Rupanya tidak ada orang yang mengetahui bahwa D sedang mengandung anak hingga sembilan bulan.
Wanita muda itu melahirkan bayinya di atas tempat tidurnya.
Beruntung, si ibu dan bayi yang berjenis kelamin perempuan itu selamat dalam proses melahirkan tersebut.
Uniknya, polisi menyebut D sempat memainkan musik agar orang lain di rumahnya tidak tahu bahwa dirinya tengah melahirkan.
"Musik itu disetel untuk mengelabui orang di rumahnya agar tak mendengar proses persalinan dan tangisan bayinya," ujar Kapolsek Palmerah, Kompol Supriyanto saat dikonfirmasi, Selasa (11/8/2020).