Terkini Internasional
Pernah Debat soal Isu Ras, Kamala Harris Kini Dampingi Joe Biden Lawan Donald Trump
Dipilih oleh Joe Biden sebagai pendampingnya di Pilpres AS 2020, Kamala Harris ternyata pernah berselisih paham dengan Biden terakit isu ras.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Sebagai kandidat presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Joe Biden akhirnya memilih Senator Kamala Harris untuk mendampinginya dalam Pilpres AS 2020 nanti.
Wanita keturunan India-Jamaika itu pernah berselisih paham dengan Joe Biden terkait isu ras.
Perselisihan paham itu terjadi saat keduanya berada di dalam acara debat internal Partai Demokrat.
• Donald Trump Terkejut saat Calon Presiden Joe Biden Pilih Kamala Harris: Sangat-sangat Jahat
Dikutip dari youtube Guardian News, 28 Juni 2019, perdebatan terjadi lantaran Biden bekerja sama dengan beberapa mantan senator yang mendukung adanya segregasi ras.
"Sangat menyakitkan ketika mendengar Anda berbicara tentang reputasi dari 2 senator AS yang membangun karier mereka di atas segregasi ras di negara ini," ujar Harris.
Menanggapi pernyataan Harris saat itu, Biden menegaskan segala hal yang dilakukan sepanjang kariernya semua demi memperjuangkan hak sipil.
"Hak sipil tersebut tidak hanya meliputi ras Afrika Amerika, tapi juga komunitas LGBT," kata Biden.
Namun saat ini, keduanya justru bergabung bersama untuk melawan Donald Trump di Pilpres AS 2020 nanti.
Dikutip dari bbc.com, Rabu (12/8/2020), Senator California itu dikenal sebagai sosok yang gencar menyerukan reformasi kepolisian di tengah ramainya protes anti-rasisme di AS.
Sebagai pasangan Biden, Harris akan melakukan debat melawan pendamping Trump yakni Mike Pence pada tujuh Oktober mendatang.
Biden sendiri menggambarkan Harris sebagai seorang pejuang tak kenal takut di AS.
Ia mengungkit rekam jejak Harris yang pernah menjabat sebagai Jaksa Agung California yang memperjuangkan kaum buruh.
"Saya menyaksikan mereka menghadapi bank-bank besar, mengangkat kaum buruh, serta melindungi perempuan dan anak-anak dari kekerasan," sebut Biden dalam akun Twitternya.
"Saya sangat bangga ketika itu, dan sekarang saya sangat bangga menjadikannya mitra dalam kampanye ini."
Ketika dipilih oleh Biden sebagai calon wakil presiden, Harris mengatakan bahwa Biden dapat menjadikan AS sebagai negara yang ideal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/joe-biden-memilih-kamala-harris-untuk-mendampinginya-di-pilpres-as-2020.jpg)