Terkini Nasional
Direktur Eijkman Sarankan ILC Bahas Prioritas Vaksinasi, Karni Ilyas: Tenaga Kesehatan Dulu
Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Prof. Amin Soebandrio memberikan saran kepada pembawa acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Karni Ilyas.
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Claudia Noventa
"Saya kira tidak perlu bahas, kalau saya prioritas tenaga kesehatan dulu," tegas Karni Ilyas.
Simak videonya mulai menit ke- 13.45
Ridwan Kamil Jelaskan Alasan Kerja Sama Vaksin Covid-19 dengan Tiongkok
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil angkat bicara terkait pro kontra yang muncul dengan pengadaan vaksin Covid-19.
Satu di antara yang menjadi sorotan bahwa vaksin itu diproduksi Biofarma bekerja sama dengan perusahaan yang berasal dari Tiongkok, Sinovac.
Klarifikasi Ridwan Kamil soal vaksin Covid-19 itu diungkapkan melalui acara Indonesia Lawyers Club (ILC) yang tayang pada Selasa (11/8/2020).

Ridwan Kamil mengatakan bahwa sebenarnya ada empat negara asal pembuat vaksin Covid-19 yang dilirik oleh pemerintah untuk kerja sama, termasuk dari Tiongkok.
Namun dari keempat negara itulah, hanya perusahaan dari Tiongkok, Sinovac yang sudah siap untuk diajak kerja sama.
Sedangkan negara-negara lain masih memproses vaksin tersebut.
• Di ILC, Anies Baswedan Bahas soal Atasi Corona: Kami Tidak Mendengarkan Klaim Orang Tidak Jelas
"Nah vaksin ini sudah ada di Kota Bandung siapa yang akan dipergunakan di Indonesia, meluruskan Hoaks."
"Jadi satu yang ada di Tiongkok, kedua dari Korea, ketiga dari Inggris, keempat dari Indonesia sendiri."
"Tapi yang dari Korea, Inggris, Indonesia belum selesai tahap satu, tahap duanya," jelas Ridwan.
Selain karena sudah siap digunakan, Sinovac juga sudah biasa bekerja sama dengan perusahaan obat di Indonesia, Biofarma.
Kedua perusahaan itu bekerja sama dalam membuat vaksin-vaksin penyakit lainnya.
"Yang sudah selesai dari empat negara ini adalah Sinovac yang memang sudah bikin kerja sama dengan Biofarma di vaksin-vaksin lain," ungkapnya.