Breaking News:

Terkini Daerah

Tawarkan Jasa Swinger hingga Threesome di Facebook, Pasutri di Kediri Pasang Tarif Mulai Rp 700 Ribu

Polres Kota Kediri berhasil mengungkap dua kasus prostitusi online, satu di antaranya adalah sepasang suami istri penyedia layanan threesome.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNJATIM.COM/DIDIK MASHUDI
Polres Kediri Kota membongkar praktek prostitusi online yang melibatkan pasangan suami istri penyedia layanan swinger atau threesome, Selasa (11/8/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Pada Selasa (11/8/2020), Polres Kediri Kota mengungkap dua kasus prostitusi online yang kini aktivitasnya berhasil dihentikan oleh aparat berwajib.

Satu dari dua kasus tersebut adalah pasangan suami istri (pasutri) yang menyediakan layanan berganti-ganti pasangan (swinger) hingga kencan bertiga (threesome).

Sang suami MZM dan istri KSH memasang tarif berbeda untuk layanan swinger dan threesome.

Tiga tersangka diamankan dari ungkap kasus prostitusi online Satreskrim Polres Kediri Kota, Selasa (11/8/2020).
Tiga tersangka diamankan dari ungkap kasus prostitusi online Satreskrim Polres Kediri Kota, Selasa (11/8/2020). (surya.co.id/didik mashudi)

Jalankan Prostitusi di Indekos, Sesama Penghuni Wanita Saling Tawarkan Satu sama Lain Lewat Medsos

Dikutip dari SURYA.co.id, Selasa (11/8/2020), sepasang pasutri tersebut diamankan di sebuah hotel di Kediri, Jawa Timur.

Kasus prostitusi online tersebut terungkap dari hasil patroli siber yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Kediri Kota.

Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana mengatakan bahwa MZM dan KSH beroperasi menggunakan medsos Facebook untuk menawarkan jasa mereka.

"Ada layanan swinger atau berganti pasangan atau threesome," jelasnya.

Setelah menemukan pelanggan yang berminat menyewa pelayanan threesome atau swinger tersebut, pasutri dan pelanggan menindaklanjuti hal itu dengan memesan sebuah kamar di penginapan.

Diketahui pasutri tersebut memasang tarif yang berbeda untuk kedua layanan itu.

"Bayaran untuk kedua layanan itu berbeda, antara Rp 700.000- Rp 800.000 sekali kencan," ungkap Kapolres Kediri Kota.

Berdasarkan penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian, MZM dan KSH sudah beroperasi sejak tahun 2018 lalu.

Sementara ini motif kedua pelaku melakukan prostitusi online adalah karena desakan kebutuhan ekonomi.

"Sejauh ini motivasinya masalah ekonomi, profesi tersangka ibu rumah tangga dan swasta," jelasnya.

Dari hotel tersebut, pihak kepolisian mengamankan barang bukti berupa sejumlah uang tunai, alat kontrasepsi, sprei hotel, dan alat komunikasi tersangka.

Penggalian informasi lebih lanjut akan dilakukan untuk mencari tahu apakah pasutri tersebut memiliki kelainan seksual atau memang murni untuk mendapatkan keuntungan materi.

Rekrut Siswi Sekolah, Komplotan Prostitusi Online di Batam Jual Korbannya Seharga Rp 500 Ribu

Menangis, Artis VS Minta Maaf dan Bantah Terlibat Prostitusi: Utuh Berpakaian, Posisi Kami Berjauhan

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Tags:
SwingerThreesomeKediriFacebook
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved