Terkini Daerah

Viral Daging Kurban Bergerak Sendiri saat akan Dipotong-potong, Disnakan Sumedang Beri Penjelasan

Video yang memperlihatkan sebongkah daging bergerak-gerak sendiri viral di media sosial. Ini penjelasannya.

(KOMPAS.com/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN)
ilustrasi daging sapi merah. Video yang memperlihatkan sebongkah daging bergerak-gerak sendiri viral di media sosial. Ini penjelasannya. 

TRIBUNWOW.COM - Video yang memperlihatkan sebongkah daging bergerak-gerak sendiri viral di media sosial.

Dilansir TribunJabar.id, peristiwa itu terjadi saat daging hewan kurban Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumedang akan dibagikan ke sejumlah warga, Minggu (2/8/2020).

Ketika hendak dibagikan, daging itu bergerak sendiri saat akan dipotong di Halaman Kantor Baznas, Jalan Kutamaya.

Lakukan Prank Bagikan Daging Kurban Isi Sampah, YouTuber Edo: Kami Orang Baik Guys

Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan) Kabupaten Sumedang, menilai sebongkah daging kurban dari Baznas Kabupaten Sumedang yang bergerak saat akan dipotong-potong merupakan suatu hal yang biasa.

Kepala Bidang Kesehatan Ikan dan Hewan, Disnakan Kabupaten Sumedang, Diah Siswati mengatakan, bergeraknya daging saat dipotong-potong itu karena masih adanya konstraksi pada bagian otot-ototnya.

"Itu normal, daging bergerak karena masih adanya energi Adenosin Triphospat (ATP) dalam otot," ujarnya saat dihubungi Tribun Jabar melalui pesan singkat, Minggu (2/8/2020).

Ayah Perkosa Anak Kandungnya selama 8 Tahun, dari Sekali Jadi Keterusan, Terakhir Dilakukan di Hotel

Menurut Diah, biasanya daging itu bergerak-gerak saat dipotong karena setelah disembelih langsung dikuliti, seharusnya agar daging tidak bergerak seharusnya sapi yang sudah disembelih dibiarkan dulu beberapa saat.

Setelah (sapi) dipotong harusnya ditunggu beberapa saat hingga darah keluar sempurna, jadi daging sapi tidak bergerak lagi, baru dikuliti. Bila langsung dikuliti bisa terjadi seperti itu (daging bergerak)," kata Diah.

Ia mengatakan, daging sapi yang bergerak-gerak itu istilahnya disebut "rigor mortis" atau kontraksi otot setelah hewan dipotong, sehingga hal tersebut merupakan hal biasa.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Rekarinta Vintoko
Sumber: Tribun Jabar
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved