Terkini Nasional
Tak Ingin Zalim soal Isu Dinasti Politik, Deddy Sitorus Buktikan dengan Megawati dan Puan Maharani
Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus buka suara terkait ramainya isu dinasti politik menjelang kontestasi Pilkada serentak 2020.
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Rekarinta Vintoko
"Tapi kita, saya harap dipahami bahwa penunjukkan atau katakanlah proses menuju rekomendasi dari yang namanya anaknya Pak Presiden Jokowi itu adalah murni alternatif mereka, individu-individu melalui proses yang terjadi di dalam partai sendiri," tutup Deddy Sitorus.
Simak videonya mulai menit ke- 13.22
Tak Terima PDIP Disebut Lemah sampai Ajukan Putra Jokowi
Polisiti PDIP Deddy Sitorus membantah jika partainya disebut lemah sampai akhirnya mengusung putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka.
Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam acara Dua Arah di Kompas TV, Senin (27/7/2020).
Diketahui sebelumnya Gibran mencalonkan diri dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Solo 2020 berdampingan dengan Teguh Prakosa.

• Soal Gibran, Refly Harun Sebut Tak Permasalahkan Dinasti Politik: Kecuali Dibuat dengan Cara Curang
Pencalonan Gibran tersebut menuai kontroversi karena sebelumnya tidak pernah terjun di dunia politik dan nama besar sang ayah sebagai presiden.
Awalnya pengamat komunikasi politik Hendri Satrio mengomentari isu dinasti politik yang muncul dalam pencalonan Gibran.
Ia menilai PDIP tidak mempersiapkan kader-kadernya untuk mengikuti pilkada sehingga harus mengambil calon dari luar partai.
"Rekrutmen ini juga menarik karena ada lagi definisi yang lain, dikatakan bahwa yang paling besar menyebabkan terjadinya dinasti politik adalah partai politik yang lemah dalam mempersiapkan kader-kadernya," kata Hendri Satrio.
"Sehingga branding family itu lebih kuat daripada kekuatan brand partai politik," lanjutnya.
Ia mengungkapkan hal itu sudah tercantum dalam berbagai jurnal politik.
Mendengar hal itu, Deddy Sitorus segera membantah.
Deddy menilai anggapan itu tidak sesuai dengan kondisi internal partai.
"Kalau dibilang PDIP lemah dalam sistem rekrutmen politik, saya kira salah," sanggah Deddy Sitorus.
• Yakin Gibran Menang Pilkada, Purnomo Beberkan Rencananya ke Depan: Setelah Isolasi Saya Merenung