Terkini Daerah
Video Ayah Siksa Anak, Pukuli Berkali-kali hingga Berdarah, Nenek Korban: Kalau ke Anak Tirinya Baik
Seorang ayah Abdul Mihrab (AB) tega menganiaya anaknya sendiri yang masih 12 tahun berinisial RPP di rumah kontrakannya.
Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNWOW.COM - Video yang memperlihatkan seorang ayah tengah menganiaya anaknya sendiri yang masih berusia 12 tahun viral di media sosial.
Belakangan ayah dalam video tersebut diketahui bernama Abdul Mihrab (AB) yang tega menganiaya anaknya, RPP di rumah kontrakannya di kawasan Pondok Kopi, Jakarta Timur karena masalah sepele pada Rabu (22/7/2020).
Dikutip TribunWow.com dari Tribun Jakarta pada Sabtu (25/7/2020), nenek korban yang juga ibu dari Abdul Mihrah, Narti (64) memberikan kesaksiannya.

• Detik-detik Ayah Aniaya Anaknya karena Masalah Mencuci, Pelaku: Enggak Takut Dilaporin
Narti mengatakan bahwa anaknya berbuat kasar pada RPP semenjak memiliki istri sirinya, Ade Rohmah Widyaningsih (40).
Padahal dulunya menurut keterangan Narti, anaknya itu sosok penyayang.
Narti menyebut Ade yang membuat Abdul sering menyiksa maupun menyuruh-nyuruh RPP.
"Jadi anak saya (Abdul) ini dihasut sama istri sirinya. Istri sirinya menghasut agar anak saya nyiksa RPP, disuruh cuci baju segala macam. Sebelumnya enggak begitu," ujar Narti pada Kamis (23/7/2020).
Narti menyebut dirinya sebenarnya tak setuju dengan hubungan anaknya dengan Ade.
Namun ia tak bisa berbuat lebih pada RPP karena tubuhnya yang sudah tua.
Abdul disebut hanya suka menyiksa anak kandungnya sendiri.
• Ayah Poligami dengan Anak Tiri atas Saran Istri, Putrinya Tak Tolak karena Adanya Kesepakatan
Sedangkan, dia tak pernah memukuli istri sirinya itu maupun anak tirinya dari hubungan dengan Ade.
"Anak saya kalau ke anak tirinya baik, enggak pernah nyiksa anak dari istri sirinya. Pokoknya perlakuan dia (Abdul) beda banget lah sama ke RPP," ungkap dia.
Narti menceritakan bahwa penyiksaan itu dilakukan Abdul pada RPP beberapa bulan terakhir.
Narti yang mengontrak di samping anaknya itu mengatakan bahwa dulunya Abdul sangat jarang marah pada anaknya.