Terkini Daerah
Pengakuan Nenek dari Anak yang Disiksa Ayah Kandungnya: Diperbudak dan Kelaparan
Nenek dari ayah kandung Abdul Mihrab (40) yang tega menyiksa anaknya sendiri, RPP (12) yakni Narti (64) mengungkap kesaksiannya.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Ibu dari ayah kandung yang tega menyiksa anaknya sendiri, yakni Narti (64) mengungkap kesaksiannya.
Sebelumnya viral di media sosial bahwa pelaku bernama Abdul Mihrab (40) menganiaya anaknya sendiri, RPP (12) di rumah kontrakannya di kawasan Pondok Kopi, Jakarta Timur karena masalah sepele pada Rabu (22/7/2020).
Narti menyebut bahwa anaknya selama beberapa bulan terakhir sering menyiksa RPP.
• Detik-detik Ayah Aniaya Anaknya karena Masalah Mencuci, Pelaku: Enggak Takut Dilaporin
Abdul juga disebut sering memperbudak anaknya dengan membebani banyak pekerjaan rumah.
Tak sampai di sana, Narti menyebut RPP sering kelaparan lantaran tak dipedulikan ayahnya.
"Sering enggak dikasih makan, sampai dia minta makan ke saya. Bilang 'nek minta makan nek', kasihan, sering disiksa," lirih Narti dikutip TribunWow.com dari Tribun Jakarta pada Sabtu (25/7/2020).
Ia mengaku sering tidak tega melihat cucunya disiksa.
Namun, karena fisiknya yang sudah renta membuat diirnya sulit membela RPP.
Narti heran mengapa cucunya itu sering disiksa oleh Abdul.
Padahal menurutya, RPP adalah anak yang baik dan pintar.
"Padahal cucu saya enggak pernah bandel, dia anaknya pintar, bisa baca, tulis walaupun enggak sekolah. Sekolah hanya sampai PAUD saja," ungkap Narti di kediamannya di Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (23/7/2020).
• Ayah Poligami dengan Anak Tiri atas Saran Istri, Putrinya Tak Tolak karena Adanya Kesepakatan
Narti merasa anaknya berbuat kasar pada RPP semenjak memiliki istri sirinya, Ade Rohmah Widyaningsih (40).
Padahal dulunya menurut keteragan Narti, anaknya itu sosok penyayang.
Narti menyebut Adelah yang membuat Abdul sering menyiksa maupun menyuruh-nyuruh RPP.
"Jadi anak saya (Abdul) ini dihasut sama istri sirinya. Istri sirinya menghasut agar anak saya nyiksa RPP, disuruh cuci baju segala macam. Sebelumnya enggak begitu," ujar Narti.
Abdul disebut hanya suka menyiksa anak kandungnya sendiri.
Sedangkan, dia tak pernah memukuli istri sirinya itu maupun anak tirinya dari hubungan dengan Ade.
• Ayah Poligami dengan Anak Tiri atas Saran Istri, Putrinya Tak Tolak karena Adanya Kesepakatan
"Anak saya kalau ke anak tirinya baik, enggak pernah nyiksa anak dari istri sirinya. Pokoknya perlakuan dia (Abdul) beda banget lah sama ke RPP," ungkap dia.
Narti menceritakan bahwa penyiksaan itu dilakukan Abdul pada RPP beberapa bulan terakhir.
Narti yang mengontrak di samping anaknya itu mengatakan bahwa dulunya Abdul sangat jarang marah pada anaknya.
"Dulunya sayang banget, setiap pulang kerja pasti selalu bawain makanan untuk RPP. Enggak pernah ngomel sama sekali ke RPP," kata Narti di Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (23/7/2020).
Bahkan Narti menyebut dulunya Abdul sering membela RPP ketika ia menegur cucunya tersebut.
Senada dengan Narti, Adik dari Pelaku, Deby Setianing (20) merasa Abdul berubah semenjak menikah dengan Ade.
Ia sering melihat keponakaannya disiksa berulang kali.
"Kita enggak tahu gimana mereka bisa kenal, tahu nikah sirinya kapan saja enggak tahu. Pokoknya istri sirinya ini menghasut biar Abdul nyiksa RPP," kata Deby.
• Ayah Hamili Anak Tiri, Ternyata Sengaja Poligami atas Saran Istri yang Tak Mampu Beri Keturunan
Detik-detik Penganiayaan
Penganiayaan tersebut sempat viral di media sosial.
Aksi kekerasan itu direkam oleh adik pelaku yang selama ini geram dengan tingkah pelaku yang sering menyiksa anaknya.
Dikutip TribunWow.com dari channel YouTube Tribunnews pada Jumat (24/7/2020), tampak pelaku yang tak memakai baju itu tengah memukuli sang anak.
Anak perempuan berbaju kuning tersebut hanya bisa menangis tak berdaya.
Tampak kakinya sampai berdarah akibat penganiayaan ayahnya.
Adiknya yang merekam kejadian itu sebenarnya sudah memperingatkan agar pelaku berhenti menganiaya korban.
Namun, pelaku itu justru marah dan sempat terlihat juga menyerang adiknya.
Sedangkan, seorang wanita yakni istri pelaku sekaligus ibu tiri korban yang hanya memakai sarung tampak mencoba menyuruh laki-laki itu menyudahinya.
Adik sempat mengancam akan melaporkan kejadian itu ke polisi, namun dengan lantang pelaku menyebut tak takut dilaporkan ke polisi.
"Nih anak kandung dianiaya ama bapaknya cuma gara-gara masalah sepele sampe berdarah nih ya."
"Tuh ada buktinya ada darahnya. Biarin kalau enggak gue laporin," seru adik-adik pelaku.
"Enggak takut gue," tantang pelaku.
Lihat videonya berikut:
• Ayah Hamili Anak Tiri, Ternyata Sengaja Poligami atas Saran Istri yang Tak Mampu Beri Keturunan
Setelah itu tampak ayah itu menyuruh anaknya pergi ke kamar mandi untuk membersihkan lukanya.
Tampak ayah menyuruh sang anak dengan nada kasar.
Pelaku awalnya menyuruh anaknya mencuci,
Sedangkan, sang anak menolak karena sudah mencuci baju.
"Ya apasih karena disuruh nyuci gitu enggak mau, padahal sudah nyuci," kata Debby dikutip dari channel YouTube Indosiar.
Debby menyebut pelaku dikompori oleh ibu tiri hingga akhirnya ayah itu menyiksa anaknya sampai berdarah.
• Seorang Ayah Poligami Anak Tiri atas Saran sang Istri, Ketiganya Sepakat setelah Permintaan Dituruti
"Terus dihasutlah ama Ibu tirinya terus bapak keluar nyuruh lagi nyuci, terus abis itu udah kejadiannya langsung dipukuli, diseret dulu sampai ke sini, dijambok, ditabok-taboki sampe berdarah kakinya kaya gitu mulu," ujar Deby.
Petugas kelurahan kemudian melaporkan kejadian ini kepolisian.
Akhirnya saat ini pelaku sudah digelandang ke Mapolresta Jakarta Timur pada Kamis (23/7/2020).
Lihat videonya mulai menit ke-1:00:
(TribunWow.com/Mariah Gipty)
Sebagian artikel ini diolah dari Tribun Jakarta dengan judul Abdul Jadi Keji: Diduga Dihasut Istri Siri, Anak Diperbudak dan Disiksa, Korban Sering Kelaparan dan Tak Diberi Makan, Anak Korban Penganiayaan di Duren Sawit Sering Kelaparan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/narti-abdul-mihrab-40-yang-tega-menyiksa-anaknya-sendiri-rpp-12-yakni-narti-64.jpg)