Terkini Daerah
Sosok 'Sultan Jember' yang Nyaris Tipu Ashanty dan Anang, Ternyata Pernah Beri Bantuan Palsu ke PMI
Penyanyi Ashanty nyaris menjadi korban penipuan oleh orang yang disebut "Sultan Jember" yang berniat membeli rumahnya.
Editor: Claudia Noventa
Tak hanya menipu Ashanty, sang Sultan Jember sempat menjanjikan sumbangan sebesar Rp 16 miliar ke PMI Jembar.
Namun delapan bulan berjalan, sumbangan tersebut tak diberikan.

• Ashanty Dibuat Heran saat Sultan Jember Ungkap Wasiat Fans soal Istana Cinere, Anang: Waduh Hebat
Rencana penipuan tersebut diceritakan Ashanty di akun Instagram pribadinya.
Menurut Ashanty, pembeli adalah orang Jember keturunan Malaysia.
Kala itu sang pembeli langsung mengatakan akan membeli rumahnya di Cinere tanpa menawar.
Bahkan pembeli tersebut siap untuk membayar pajak.
Setelah membuat perjanjian di depan notaris, sang pembeli sempat memaksa untuk meminta surar rumah.
Namun beruntung surat tanah tersebut tak diserahkan sebelum calon pembeli yang disebut Sultan Jember itu mengirimkan SP rumah.
Hingga akhirnya Ashanty tahu jika dua orang calon pembeli adalah penipu.
"Aku beneran shock banget sihh, aku share semoga kalian yg liat mereka bisa aware, karena banyak yg lagi cari mereka juga ternyata, tapi kabur2an.. Alhamdulillah kita tetep bersyukur belum sampai kasih apa2," tulis Ashanty di akun Instagramnya.
Janjikan sumbangan Rp 16 miliar ke PMI Jember
Tak hanya Ashanty, sang Sultan Jember ternyata sempat menjanjikan sumbangan ke PMI Jember senilai Rp 16 Jmeber.Saat itu, mereka yang mengaku sebagai pengusaha tambang di Papua akan memberikan sumbangan dana sebesar Rp 16 miliar ke PMI Jember.
• Ashanty Ngaku Sempat Kagumi Penipu Calon Pembeli Istana Cinere, Anang: Kamu Tuh Kesihir Atau Apa
Tak hanya PMI Jember, mereka juga menjanjikan bantuan ke PMI Sidoarjo dan PMI Provinsi Jawa Timur.
Dana tersebut rencananya akan digunakan untuk pengembangan organisasi dan pembangunan rumah sakit emergency PMI Jember.
Kepada pengurus PMI Jember, "Sultan Jember" tersebut mengaku memiliki 300 hotel berkelas di berbagai negera.