Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Refly Harun Sebut Pilkada Solo 2020 Mudah: Di Atas Kertas Presiden Jokowi dan Klannya akan Menang

Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun buka suara terkait majunya Gibran Rakabuming Raka yang merupakan putra sulung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

BPMI Setpres
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan sang putra, Gibran Rakabuming Raka saat santap siang di rumah makan Ayam Goreng Kampung Mbah Karto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu, 28 Juli 2019. 

TRIBUNWOW.COM - Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun buka suara terkait majunya Gibran Rakabuming Raka yang merupakan putra sulung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pilkada Solo.

Dilansir TribunWow.com, Refly Harun menilai Pilkada Solo 2020 akan berjalan dengan mudah.

Dirinya menyakini bahwa pasangan Gibran Rakabuming dan Teguh Prakosa akan memenangkan kontestasi politik tersebut.

Hal ini disampaikan dalam tayangan Youtube Refly Harun, Jumat (17/7/2020).

Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa sebelum berangkat ke Semarang di kantor DPC PDIP Solo di Jalan Hasanudin Nomor 26, Kampung Brengosan, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Jumat (17/7/2020)
Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa sebelum berangkat ke Semarang di kantor DPC PDIP Solo di Jalan Hasanudin Nomor 26, Kampung Brengosan, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Jumat (17/7/2020) (TribunSolo.com/Ryantono Puji Santoso)

Soal Rekomendasi PDIP untuk Gibran Rakabuming, Refly Harun: Saya Kira Jokowi Bangun Kelam Politiknya

Alasannya tidak lain karena adanya pengaruh dari sosok Jokowi yang saat ini menjadi orang nomor satu di Indonesia, bahkan selama dua periode.

Selain itu masyarakat Solo juga diketahui merupakan basic pendukung dari Partai PDI Perjuangan.

"Pemilihan wali kota Solo ini ya katakanlah pemilihan yang sangat mudah, di atas kertas Presiden Jokowi dan klannya pasti akan menang," ujar Refly Harun.

Dikatakannya jika Gibran tidak memenangi Pilkada Solo 2020 justru akan menjadi sebuah pertanyaan besar.

Dirinya menambahkan, hal itu akan merusak reputasi dan citra Jokowi di Solo khususnya.

"Kalau tidak menang, berarti popularitas Jokowi ambruk betul, karena ini adalah kampung halamannya, dan ini adalah barometer," jelasnya.

"Hanya mungkin nanti tinggal berapa persen kemenangannya, untuk menentukan tingkat loyalitas," imbuhnya.

Lebih lanjut, menurutnya persoalan pertama bukan boleh atau tidaknya Gibran maju di Pilkada 2020 ataupun berasal dari keluarga Presiden ataupun bukan.

Melainkan adalah peluang berlangsungnya Pilkada secara fair dengan cara mengedepankan nilai-nilai demokrasi.

Refly Harun Samakan Nasib Gibran dengan Puan Maharani: Separuh Politik Itu Klan Darah Biru, Dinasti

"Tapi kalau kita bicara Pilkada, sebenarnya consent saya tidak hanya klan ini, kita tidak bisa juga melarang putra presiden untuk menjadi calon," kata Refly Harun.

"Tetapi yang paling penting adalah apakah pemilihan kepala daerah ini bisa berlangsung secara fair, secara konstitusional, secara jujur dan adil," pungkasnya.

Halaman
123
Tags:
Pilkada SoloPilkada Serentak 2020Refly HarunGibran Rakabuming RakaJokowi
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved