Terkini Daerah
Polisi Ungkap Kendala Penyelidikan Karyawan Metro TV, Jasad Ditemukan 3 Hari dan Sidik Jari di Pisau
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengungkapkan kesulitan dalam kasus pembunuhan editor Metro TV Yodi Prabowo.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengungkapkan kesulitan dalam kasus pembunuhan karyawan Metro TV, Yodi Prabowo.
Dilansir TribunWow.com, hal itu ia ungkapkan dalam konferensi pers yang ditayangkan kanal YouTube Kompas TV, Sabtu (18/7/2020).
Menurut Yusri, tim masih melakukan analisis dan pendalaman kasus tersebut.
• Misteri Siapa Pembunuh karyawan Metro TV, Dugaan Keterlibatan Rekan Sekantor Yodi Prabowo Mencuat
Ia menjelaskan pihak polisi membentuk tim gabungan untuk menyelidiki fakta.
"Ini ada tim khusus yang dibentuk Polda Metro Jaya karena memang Kapolda sangat atensi dengan kasus ini," jelas Yusri Yunus.
"Yang pertama adalah dari Krimum Polda Metro Jaya, yang kedua dari Polres Jakarta Selatan dan Polsek Pesanggrahan," lanjutnya.
Yusri menyebutkan tim lapangan sudah mengumpulkan bukti petunjuk.
Sementara itu, sejumlah saksi juga telah diperiksa.
"Sudah 29 saksi yang kita periksa," ungkap Yusri.
Menurut Yusri, identitas pemilik sidik jari di pisau yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP) belum dapat dipastikan.
Seperti diketahui, terdapat pisau yang ditemukan di dekat jenazah korban.
Ia berharap fakta tersebut dapat segera terkuak.
"Kita masih menunggu. Mudah-mudahan secepatnya ini hasil labfor khususnya untuk sidik jari di pisau," jelas Yusri.
Ia mengakui pihak kepolisian menemukan kesulitan dalam mengusut kasus pembunuhan tersebut.
Diketahui jasad Yodi Prabowo ditemukan di tepi Tol JORR di Jalan Ulujami Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Jumat (10/7/2020).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/yusri-yunus-mengungkapkan-kesulitan-dalam-kasus-pembunuhan-editor-metro-tv.jpg)