Virus Corona
UPDATE Virus Corona di Indonesia Sabtu 18 Juli 2020: Tambah 1.752, Jumlah Kasus Positif 84.882
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto membeberkan perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia per Sabtu (18/7/2020).
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto membeberkan perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia per Sabtu (18/7/2020).
Diketahui, jumlah kasus Covid-19 atau Virus Corona di Indonesia masih terus bertambah.
Data yang dihimpun pemerintah Sabtu (18/7/2020) menyebut ada tambahan 1.752 kasus baru pasien positif corona di Indonesia dalam 24 jam terakhir.
• Dugaan Rumah Sakit Palsukan Data Korban Covid-19 agar Dapat Intensif hingga Rp 90 Juta per Pasien
Sehingga kasus positif Covid-19 kini 84.882 orang.
Pasien sembuh bertambah 1.434 orang, sehingga total kasus sembuh 43.268 orang.
Adapun kasus kematian bertambah 59, sehingga total kasus kematian 4.016 orang.
Demikian yang disampaikan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers dilansir kanal BNPB, Sabtu.
Penularan Melalui Udara
Sementara itu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) resmi menyatakan penularan bisa terjadi melalui udara.
Dilansir Kompas.com, pernyataan resmi WHO mendefinisikan penularan melalui udara sebagai penyebaran agen penular yang disebabkan oleh penyebaran aerosol yang melayang di udara dalam jarak dan waktu yang lama.
Untuk diketahui, droplet atau tetesan pernapasan berdiameter lebih dari 5-10 μm.
Sedangkan inti tetesan atau aerosol berdiameter kurang dari 5μm.
Adapun aerosol adalah tetesan pernapasan yang sangat kecil sehingga dapat menempel di udara.
"Penyebaran melalui udara dapat terjadi saat petugas medis terlibat dalam prosedur tertentu yang menghasilkan aerosol," tulis WHO dalam pernyataan terbarunya yang rilis Kamis (9/7/2020).
• Akui Djoko Tjandra Dapat Surat Bebas Covid-19 dari Pusdokkes, Polri: Dokter Tak Tahu Siapa, Disuruh
Akan tetapi banyaknya bukti yang menunjukkan ruangan tertutup dengan ventilasi buruk, virus dapat melayang tinggi selama berjam-jam dan menginfeksi orang lain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/achmad-yurianto-jubir-covid-19-bnpb.jpg)