Pilkada Serentak 2020
Bandingkan Karier Politik Gibran dan Puan Maharani, Refly Harun: Tak Perlu Berkeringat
Refly Harun memaparkan bagaimana orang-orang seperti Puan dan Gibran dapat meniti karier politik mereka secara mudah dan cepat.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Gibran Rakabuming Raka resmi direkomendasikan oleh PDIP pada Jumat (17/7/2020) untuk maju di Pilkada Solo 2020.
Seluruh perhatian publik kini tertuju kepada Gibran yang mencalonkan diri menjadi kepala daerah di saat ayahnya Joko Widodo (Jokowi) masih menjabat sebagai presiden hingga tahun 2024 nanti.
Pakar hukum tata negara Refly Harun memaklumi bahwa faktor keturunan memang memiliki peran tersendiri di dalam dunia politik.

• Pesan Megawati ke Penerima Rekomendasi PDIP Termasuk Gibran: Ingat, Kalian adalah Petugas Partai
Dikutip dari YouTube Refly Harun, Sabtu (18/7/2020), mantan Komisaris Utama Pelindo I itu mengatakan bahwa seseorang yang berasal dari keluarga tertentu dapat memiliki karier politik yang mulus.
"Memang paling gampang kalau ayahnya orang hebat di partai politik, maka kemudian anaknya cepat sekali naiknya," ujar Refly.
Refly lalu mengulas soal Ketua DPR RI Puan Maharani.
Ia menyinggung bagaimana Puan berasal dari keluarga yang memiliki pengaruh sangat luar biasa di dunia perpolitikan.
Mulai dari kakek Puan yang merupakan Bapak Proklamator Ir. Soekarno, kemudian ayah Puan almarhum Taufiq Kiemas yang menjadi Ketua MPR RI periode 2009-2014, dan ibu Puan yakni Megawati Soekarnoputri presiden Indonesia kelima sekaligus Ketua Umum PDIP.
"Seperti misalnya Puan Maharani, luar biasa kalau kita lihat statusnya," ujar Refly.
"Tidak ada putra atau cucu yang lebih hebat dari Puan Maharani di republik ini," lanjutnya.
Refly memaklumi bahwa orang dengan latar belakang seperti Puan bisa meniti karier politik dengan cepat.
"Jadi wajar saja orang-orang seperti itu berpolitik secara mudah dan murah, tidak perlu berkeringat dan bersusah payah tiba-tiba langsung di atas," ungkapnya.
Ia lalu menyamakan apa yang dialami oleh Puan dengan kondisi yang kini sedang dialami oleh Gibran.
"Dan ini dialami oleh Gibran," kata Refly.
Refly meyakini Pilkada Solo 2020 nanti pasti dimenangkan oleh Gibran.
"Dan pemilihan Wali Kota Solo ini katakanlah pemilihan yang sangat mudah, di atas kertas Presiden Jokowi dan klannya pasti akan menang," jelas Refly.
"Kalau tidak menang berarti popularitas Jokowi ambruk betul, karena ini adalah kampung halamannya dan ini barometer."
"Hanya mungkin nanti berapa persen kemenangannya."
"Itu untuk menentukan tingkat loyalitas," tambah dia.
Refly menegaskan bahwa Gibran memang memiliki hak untuk mencalonkan diri menjadi kepala daerah.
"Kita juga tidak bisa melarang putra presiden itu menjadi calon," kata dia.
"Tapi yang paling penting adalah apakah pemilihan kepala daerah ini bisa berlangsung secara fair, secara konstitusional, secara jujur dan adil," sambungnya.
• Purnomo Buka Percakapannya dengan Jokowi soal Pilkada Solo 2020: Beliau Bilang Tidak Campur Tangan
Gibran Bantah Manfaatkan Nama Jokowi
Seusai Gibran resmi mendapat rekomendasi dari PDIP untuk maju di Pilkada Solo 2020, dirinya mendapat banyak kritik dan dituding menumpang nama ayahnya yang kini menjabat sebagai RI 1.
Dikutip dari TribunSolo.com, Sabtu (18/7/2020), menanggapi tudingan itu, ayah dari Jan Ethes tersebut tegas membantah dirinya menumpang nama Jokowi supaya berhasil mendapat rekomendasi partai.
"Enggak lah," kata Gibran, Jumat (17/7/2020).
Gibran lalu menyinggung bagaimana dirinya menempuh langkah-langkah pencalonan sesuai prosedur yang berlaku di PDIP.
"Saya ikut kontestasi," ujar dia.
"Fit and proper test ikut dua kali, sama-sama daftar, semua proses saya lalui, saya lewati, semua persyaratan sudah saya penuhi," imbuh Gibran.
• Gibran Ungkap Langkah Pertama seusai Sah Jadi Calon Walkot Solo PDIP: Mengikuti Arahan Bapak Rudy
Simak video selengkapnya mulai menit ke-10.36:
(TribunWow.com/Anung)
Sebagian artikel ini diolah dari Tribunsolo.com dengan judul Pasca Pengumuman Rekomendasi PDIP, Tudingan Manfaatkan Nama Jokowi Mencuat, Gibran : Nggak Lah