Cerita Selebriti
Ungkap Alasan Aurel Miliki Penggemar Ibu-ibu, Pakar Singgung Perceraian Anang - KD : Contoh Survivor
Psikolog Klinis dan Hipnoterapis, Alexandra Gabriella menganalisis alasan penyanyi Aurel Hermansyah mendapat dukungan dari kalangan ibu-ibu.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNWOW.COM - Psikolog Klinis dan Hipnoterapis, Alexandra Gabriella menganalisis alasan penyanyi Aurel Hermansyah mendapat dukungan dari kalangan ibu-ibu.
Aurel yang masih tergolong muda malah lebih banyak memiliki penggemar yang berasal dari usia jauh lebih tua darinya.
Melihat fenomena tersebut, Alexandra mencoba menguraikan alasan Aurel memiliki fans ibu-ibu.

• Bertemu Ahmad Dhani di Acara Ulang Tahun Aurel, Raffi Ahmad Minta Maaf Tak Pernah Jenguk ke Penjara
• Bertemu Guru Playboy Raffi Ahmad, Nikita Mirzani Curhat: Kalau Saya Kenapa Tiap Tahun Malah Cerai
Dilansir tayangan Insert Investigasi, Jumat (10/7/2020), Alexandra mempertanyakan Aurel yang banyak di dukung ibu-ibu di Indonesia.
"Kenapa ya kira-kira kok ibu-ibu yang lebih banyak ngedukung nih?," tanya Alexandra.
"Padahal usianya kan masih dewasa muda ya."
"Tapi fansnya tuh malah kebanyakan ibu-ibu," lanjutnya.
Menjawab pertanyaan yang sering dilontarkan sejumlah orang tersebut, Alexandra mencoba menganalisa.
Menurut Alexandra, Aurel berhasil menarik perhatian ibu-ibu karena merupakan anak korban perceraian dari pernikahan musisi Anang Hermansyah dan penyanyi Krisdayanti.
Namun, meski tak lagi tinggal dengan ibu kandungnya, Aurel tetap bisa tumbuh dan berkembang dengan baik di bawah asuhan ayah dan ibu sambungnya, Ashanty.
"Bisa kita lihat dia kan salah satu contoh survivor dari anak-anak yang mengalami keretakan dalam rumah tangga," jelas Alexandra.
Ia menyinggung kecemasan yang mungkin dialami tiap orang yang pernah membina rumah tangga.
Menurut Alexandra, kondisi keluarga milenial yang kerap diwarnai perceraian dewasa ini membuat para ibu bertanya-tanya mengenai ketahanan rumah tangga mereka.
"Yang mana siapa sih di antara kita yang nggak pernah khawatir apakah pola asuhku sudah benar," tutur Alexandra.
"Apakah kondisi keluargaku itu sudah bisa membuat seorang anak itu bisa berkembang dnegan baik."