Terkini Daerah
Video Bocah di Serpong Tewas Dililit Ular Sanca saat Buang Air Kecil di Tepi Kali Rawa Buntu
Seorang bocah berinisial YM (13) tewas dililit ular di Kali Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan, Banten.
Editor: Lailatun Niqmah
Dua orang temannya berusaha membantu dengan melepas belitan ular, namun usahanya gagal. Sang ular lebih perkasa di habitatnya, aliran kali.
"Korban sering nyari ular, kadang nyari biawak," ujar Diaz.
Saat kejadian, YM sebenarnya sudah berhasil menangkap bagian kepala ular, namun ia tidak memperhatikan senjata ular yang lain, yakni lilitan badannya.
Ular tersebut membelit leher YM hingga membuat keadaan berbalik dan membuat bocah tersebut tidak berdaya.
"Kepala sudah dipegang cuma buntutnya ngelilit ke leher," ujarnya.
Tak ayal Diaz menyebut YM sedang apes malam itu. Almarhum gagal menjinakkan ular yang biasanya mudah dikuasai.
"Lagi apes saja dia. Sebelumnya juga dapet ular sepaha, kemarinan lah, iya dia yang namgkep," ujarnya.
Kesaksian warga
Diaz Nuriza Pratama (16) sedang kongkow bersama teman-temannya pada Senin malam (6/7/2020), hingga tiba-tiba terdengar teriakan ramai memecah keheningan.
"Saya kan lagi nongkrong, eh ada ramai-ramai di bawah, eh ada itu, bocah dililit ular," ujar Diaz kepada TribunJakarta.com, Selasa (7/7/2020).
Bocah yang dimaksud adalah YM Maulana (13), sekira pukul 22.00 WIB, usai buang air kecil di pinggir kali Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), ia melihat ular.
Karena memang sering memburu ular, YM yang sedang bersama dua temannya itu langsung menyergap hewan melata itu.
Bagian kepala berhasil diamankan, namun YM lengah, lehernya dililit ular yang belakangan diketahui berjenis sanca.
"Lagi kencing, nah dia liat ular, sama dia ditarik dibawa ke sini (pinggir kali), kepala udah dipegang cumam buntutnya ngelilit ke leher," ujar Diaz menceritakan kronologi kejadian.
"Dilit terus sampe meninggal di tempat," tambahnya.