Breaking News:

Virus Corona

Kembali Terulang, Tenaga Medis Covid-19 Diusir Warga: Bapak Pergi Saja, Tak Ada Corona di Sini

Warga Dusun Dandang Biring, Desa Kolpo, Batang-Batang mengusir satgas Covid-19 yang datang ke kampung mereka.

Capture Facebook via Kompas.com
Dua petugas media berbaju hazmat meninggalkan rumah pasien Covid-19 setelah diusir oleh warga. 

TRIBUNWOW.COM - Pengusiran satgas Covid-19 dan tenaga medis kembali terulang, Senin (6/7/2020).

Kali ini pengusiran terjadi di Sumenep, Jawa Timur.

Warga Dusun Dandang Biring, Desa Kolpo, Batang-Batang mengusir satgas Covid-19 yang datang ke kampung mereka.

"Mending bapak pergi saja. Tidak ada corona di sini. Kalaupun ada dan orangnya sudah meninggal, akan kami kuburkan sendiri tidak perlu bapak-bapak datang ke sini lagi," kata seorang warga.

Ada Tudingan Covid-19 Proyek Memperkaya Dokter, Kasatgas Pamekasan: Terlalu Murah Nyawa Ditukar Uang

Ucapan Duka Khofifah Indar Parawansa untuk Dokter Unair Putri Wulan yang Meninggal Akibat Covid-19

 

Petugas melakukan proses pemakaman jenazah korban virus corona (Covid-19) di sebuah Taman Pemakaman Umum (TPU), di Jakarta, Rabu (15/4/2020). Proses pemakaman korban positif Covid-19 maupun yang masih berstatus pasien dalam pemantauan (PDP) harus mengikuti protokol kesehatan, yakni antara lain petugas mengenakan alat pelindung diri (APD), jenazah segera dikuburkan, dan keluarga yang hadir dibatasi seminimal mungkin. Terbaru, ilustrasi pemakaman jenazah pasien Covid-19.
Petugas melakukan proses pemakaman jenazah korban virus corona (Covid-19) di sebuah Taman Pemakaman Umum (TPU), di Jakarta, Rabu (15/4/2020). Proses pemakaman korban positif Covid-19 maupun yang masih berstatus pasien dalam pemantauan (PDP) harus mengikuti protokol kesehatan, yakni antara lain petugas mengenakan alat pelindung diri (APD), jenazah segera dikuburkan, dan keluarga yang hadir dibatasi seminimal mungkin. Terbaru, ilustrasi pemakaman jenazah pasien Covid-19. (AFP/Bay Ismoyo)

 

Keterangan camat

Camat Batang-Batang Joko Suwarno membenarkan pengusiran tenaga medis oleh sejumlah warganya.

Sedianya satgas Covid-19 hendak melakukan tracing serta rapid test pada anggota keluarga pasien positif yang melarikan diri, Jumat (3/7/2020).

Tapi keluarga dan warga menolak. Mereka pun mengusir tenaga medis yang datang mengenakan APD.

"Ada resistensi dari keluarga pasien. Padahal, kami sudah berusaha dan komunikasi baik-baik, tapi mereka tetap menolak untuk diperiksa kesehatannya," ujar Joko Suwarno.

UPDATE Covid-19 di Indonesia Selasa 7 Juli 2020 Pagi di Depok: Tambah 12 Kasus, 1 Pasien Meninggal

Video pengusiran menyebar

Satgas serta Forkopimda Batang-Batang mengalah dan memilih pergi lantaran ditolak.

Kepada keluarga pasien, satgas berpesan agar mereka mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

Kejadian pengusiran yang direkam itu rupanya viral di media sosial.

Dalam video itu, Satgas tampak melakukan negosiasi. Namun warga mendesak mereka meninggalkan rumah pasien.

Bahkan, petugas diminta tak lagi kembali sekalipun pasien telah meninggal dunia. Satgas dan petugas medis pun akhirnya meninggalkan lokasi tersebut. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul ""Bapak Pergi Saja, Tak Ada Corona di Sini, Kalau Ada akan Kami Kubur Sendiri""

Sumber: Kompas.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved