Breaking News:

Virus Corona

Pasien Corona Kabur Naik Kapal Feri, Penumpang Lain Langsung Gaduh Lihat Petugas Ber-APD Datang

Seorang pasien positif Virus Corona kabur dari Kota Baubau, Sulawesi Tenggara dengan naik kapal feri ke Wakatobi.

YouTube/Official iNews
Seorang pasien positif Virus Corona kabur dari Kota Baubau, Sulawesi Tenggara dengan naik kapal feri ke Wakatobi. 

TRIBUNWOW.COM - Seorang pasien positif Virus Corona kabur dari Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.

Ia nekat kabur dengan naik kapal feri Bahtera Mas tujuan Wakatobi.

Dilansir TribunWow.com dari tayangan YouTube Official iNews, Senin (6/7/2020), para penumpang lain tampak menepi saat pasien dievakuasi.

Dalam rekaman video yang beredar, tampak seorang wanita memakai jilbab warna pink dan masker menjinjing sebuah tas.

Kementan Luncurkan Kalung Antivirus, Dokter Paru Nilai Sia-siakan Anggaran: Obat yang Masih Jamu

Keluhan Calon Mahasiswa di Surabaya yang Diharuskan Ikut Rapid Test Covid-19, Habis Rp 200 Ribu

Petugas yang memakai APD lengkap tampak membawanya untuk menjalani perawatan.

Disebutkan, mulanya petugas mengumumkan bahwa di kapal tersebut ada penumpang pasien Covid-19 yang kabur.

Sontak hal itu membuat suasana di kapal menjadi gaduh, terlebih ketika petugas ber-APD datang mengevakuasi pasien.

Setelah sang pasien dievakuasi, para penumpang lain yang ada di kapal tersebut juga akhirnya dikarantina selama 14 hari dan tes swab.

"Astagfirullahaladzim ibu," ujar seorang wanita yang terekam dalam karema.

Sementara itu, Jubir Gugus Tugas Covid-19 Baubau, Dr Lukman mengatakan, pasien merupakan wanita berusia 38 tahun.

"Pasien kami dengan inisial HED 036, wanita 48 tahun," ujar dia.

"Jadi biasanya sesuai protokol yang ada di sini setelah kita umumkan, akan dilakukan penjemputan," sambungnya.

Namun, pasien itu justru kabur, sebelum petugas tiba.

"Hanya saat dilakukan penjemputan, pasien ini mematikan HP-nya," ucap Lukman.

"Jadi disusul ke penginapan, pasiennya tidak ada, dicari keberadaannya berpindah-pindah."

"Sehingga kami hilang kontak," imbuhnya.

Mereka kemudian menemukan keberadaan pasien, setelah bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk keluarga pasien.

"Didapat kabar keberadaannya di atas kapal feri penyeberangan," tutur Lukman.

Disebutkan, pasien yang kabur itu merupakan satu dari 20 pasien yang diumumkan positif Covid-19 di Baubau.

Saat ini, pasien tengah menjalani karantina dan perawatan di Wakatobi.

50 orang lainnya yang satu kapal dengan pasien juga di karantina.

Soroti Klaim Kementan soal Kalung Eucalyptus Jadi Antivirus Corona, Pakar Epidemiologi: Ini Jamu

Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, Bantah terkait Kemarahan Jokowi: Kita Tidak Ada Anggaran

Lihat videonya di bawah ini:

(TribunWow.com/Lailatun Niqmah)

ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved