Terkini Nasional
PAN Tawarkan 4 Nama Menteri kepada Jokowi, Termasuk Putra dari Amien Rais
Partai Amanat Nasional (PAN) menawarkan empat nama untuk dipertimbangkan untuk menjadi menteri baru di Kabinet Indonesia Maju.
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNWOW.COM - Partai Amanat Nasional (PAN) menawarkan empat nama untuk dipertimbangkan untuk menjadi menteri baru di Kabinet Indonesia Maju.
Dilansir TribunWow.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejauh ini masih belum melakukan reshuffle terjadap jajaran kabinetnya.
Seperti yang diketahui, isu akan terjadinya reshuffle atau perombakan kabinet memanas sejak pidato kemarahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Sidang Kabinet Paripurna, Kamis (18/6/2020).

• Disebut Berpeluang sebagai Calon Menteri Baru Jokowi, Sandiaga Uno: Hak Prerogatif Presiden
Banyak pihak yang lantas menebak nama-nama yang bakal dicopot oleh Jokowi.
Hal itu juga melihat kinerjanya dari para menteri selama menjabat sebagai pembantu presiden sejak Oktober 2019 lalu.
Menteri yang tengah menjadi sorotan tajam dari publik dan diprediksi bakal dicopot adalah Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto.
Meski ada juga pihak yang tetap percaya bahwa Terawan masih akan tetap aman di kursinya.
Tidak sedikit juga yang kemudian menilai kemungkinan kuatnya adalah para menteri bekerja di sektor yang mempunyai hubungan dengan dampak dari Covid-19, seperti misalnya masalah bantuan sosial hingga stimulus ekonomi.
Selain itu, juga meraba-raba menteri yang bakal masuk untuk menggantikannya.
Nama-nama mentereng dengan rekam jejak cemerlang langsung dikabarkan masuk dalam calon menteri baru Jokowi.
Seperti contohnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Sandiaga Uno, hingga Basuki Tjahja Purnama.
Kini Partai Amanat Nasional (PAN) menawarkan empat nama untuk diajukan kepada Jokowi, seperti yang dikutip dari KompasTV, Sabtu (4/7/2020).
• Wasekjen Demokrat Buka Suara soal AHY Masuk Kabinet Jokowi: Tak Perlulah Kita Tanggapi Hal Tak Jelas
Termasuk satu di antaranya adalah putra dari politisi senior Amien Rais, Ahmad Mumtaz Rais.
Mumtaz Rais merupakan anak ketiga dari Amien Rais yang saat ini menjadi salah satu Ketua DPP PAN.
Dirinya sebelumnya pernah menjadi anggota DPR periode 2008-2014 melalui partai PAN.
Selain Mumtaz Rais, tiga nama lainnya adalah Soetrisno Bachir yang merupakan Ketua Dewan Kehormatan PAN, Sekretaris Jenderal PAN Edy Soeparno dan Teguh Juwarno.
Berikut empat nama dari PAN yang diajukan untuk jadi menteri:
Soetrisno Bachir (Ketua Dewan Kehormatan PAN)
Eddy Soeparno (Sekretaris Jenderal PAN)
Teguh Juwarno (pernah duduk di komisi VI DPR)
Mumtaz Rais (salah satu Ketua DPP PAN)

Simak videonya:
Jejak Reshuffle Jokowi
Kabar akan adanya reshuffle berhembus kencang menyusul kemarahan sekaligus peringatan tegas yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada sidang kabinet Paripurna pada Kamis (18/6/2020) lalu.
Meski begitu, kewenangan reshuffle merupakan hak prerogratif dari seorang presiden yang tentunya tidak dapat dipengaruhi oleh pihak manapun.
Dilansir TribunWow.com, Jokowi ternyata sudah langganan me-reshuffle menterinya yang kinerjanya dinilai kurang maksimal.
Dikutip dari acara Mata Najwa 'Trans7', Rabu (1/7/2020), sejak pertama kali menjabat sebagai orang nomor satu di Indonesia, Jokowi tercatat sudah 25 kali melakukan reshuffle ataupun perpindahan tugas.
Baik itu kepada menteri maupun pejabat negara lainnya.
Seperti misalnya pada tahun 2016 melakukan reshuffle kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Anies Baswedan.
Anies Baswedan kemudian digantikan oleh Muhadjir Effendy.
Sebelum akhirnya Anies Baswedan mencalonkan diri dalam pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta.
• Beredar Kabar Reshuffle Kabinet Jokowi: Menkes, Mendikbud, dan Menparekraf Digantikan
Selain itu, Jokowi juga sempat mencopot Khofifah Indar Parawansa dari jabatannya di Kementerian Sosial pada tahun 2018.
Sementara itu menteri pertama yang mendapatkan reshuffle adalah Tedjo Pudijatno sebagai Menteri Polhukam yang kemudian digantikan oleh Luhut Binsar Pandjaitan.
Sebelumnya, Luhut merupakan Kepala Staf Kepresidenan yang juga diganti oleh Teten Masduki.

Berikut jejak reshuffle Jokowi:
Tahun 2015
Menko Polhukam
Tedjo Purdijatno diganti Luhut Binsar Pandjaitan
Kepala Staf Kepresidenan
Luhut Binsar Pandjaitan diganti Teten Masduki
Menko Perekonomian
Sofyan Djalil diganti Darmin Nasution
Menteri PPN/Kepala Bappenas
Andrinof Chaniago diganti Sofyan Djalil
Menko Kemaritiman
Indroyono Soesilo diganti Rizal Ramli
Menteri Perdagangan
Rachmat Gobel diganti Thomas Lembong
Sekretaris Kabinet
Andi Widjajanto diganti Pramono Anung
Tahun 2016
Menko Polhukam
Luhut Binsar Pandjaitan diganti Wiranto
Menteri Kemaritiman
Rizal Ramli diganti Luhut Binsar Pandjaitan
Menteri Keuangan
Bambang Brodjonegoro diganti Sri Mulyani
Menteri Desa dan PDTT
Marwan Jafar diganti Eko Putro Sandjoyo
Menteri Perhubungan
Ignasius Jonan diganti Budi Karya Sumandi
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Anies Baswedan dan Muhadjir Effendy
Kepala BKPM
Franky Sibarani diganti Thomas Lembong
Menteri Perdagangan
Thomas Lembong diganti Enggartiasto Lukita
Menteri Perindustrian
Salah Husin diganti Airlangga Hartanto
Menteri ESDM
Sudirman Said diganti Achandra Tahar
Menteri ESDM
Archandra Tahar diganti Luhut Pandjaitan (PLT).
Menteri ESDM
Luhut Pandjaitan (PLT) diganti Ignasius Johan
Menteri PAN-RB
Yuddy Chrisnandi diganti Asman Abnur
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional
Ferry Mursyidan Baldan diganti Sofyan Djalil
2018
Menteri Sosial
Khofifah Indar Parawansa diganti Idrus Marham
Menteri Sosial
Idrus Marham diganti Agus Gumiwang Kartasasmita
Kepala Staf Kepresidenan
Tetan Masduki diganti Moeldoko
Menteri PAN-RB
Asman Abnur diganti Syafruddin
Simak videonya mulai menit awal:
(TribunWow/Elfan Fajar Nugroho)