Breaking News:

Virus Corona

Heboh Kalung Antivirus Berbahan Eucalyptus, Kementerian Pertanian Tegaskan Bukan Vaksin Corona

Pihak Kementan menyebut inovasi antivirus itu sudah menjalani uji laboratorium terpercaya.

Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Claudia Noventa
DOK. Humas Kementerian Pertanian
Prototipe antivirus Corona eucalyptus oleh Kementan. Kalung ajaib yang diklaim ampuh mematikan virus. 

TRIBUNWOW.COM - Masyarakat kini tengah diramaikan dengan rencana Kementerian Pertanian (Kementan) yang berencana untuk memproduksi inovasi antivirus berbasis eucalyptus.

Sejumlah bentuk inovasi tersebut telah disiapkan, satu di antaranya adalah berbentuk kalung.

Dikutip dari Kompas.com, Minggu (5/7/2020), Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangan) Kementan membeberkan sejumlah keunggulan antivirus berbahan dasar tanaman eucalyptus itu.

Apa Itu Kalung Ajaib yang Diklaim Kementan Antivirus Corona hingga akan Diproduksi Massal?

Akan Diselidiki WHO, China Salahkan Spanyol atas Virus Corona, Sebut Covid-19 Berasal dari Eropa

Kepala Badan Litbang Pertanian Kementan Fadjry Djufry menjelaskan, penemuan antivirus ini sebagai salah satu upaya pemerintah dalam mencari obat untuk mencegah dan menangani Covid-19 yang masih mewabah di Indonesia.

Ia juga menegaskan antivirus ini bukanlah vaksin.

"Ini bukan obat oral, ini bukan vaksin, tapi kita sudah lakukan uji efektivitas, secara laboratorium secara ilmiah kita bisa buktikan," katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/7/2020).

Menurutnya, eucalyptus selama ini dikenal mampu bekerja melegakan saluran pernapasan, menghilangkan lendir, pengusir serangga, disinfektan luka, penghilang nyeri, mengurangi mual, dan mencegah penyakit mulut.

Fadjry juga berujar, minyak atsiri eucalyptus citridora bisa menjadi antivirus terhadap virus avian influenza (flu burung) subtipe H5N1, gammacorona virus, dan betacoronavirus.

Penemuan tersebut disimpulkan melalui uji molecular docking dan uji in vitro di Laboratorium Balitbangtan.

Dia mengatakan, laboratorium tempat penelitian eucalyptus telah mengantongi sertifikat level keselamatan biologi atau biosavety level 3 (BSL 3) milik Balai Besar Penelitian Veteriner.

Virologi Kementan pun sudah melakukan penelitan sejak 10 tahun lalu dan tak asing dalam menguji golongan virus corona seperti influenza, beta corona, dan gamma corona.

"Setelah kita uji ternyata Eucalyptus sp. yang kita uji bisa membunuh 80-100 persen virus mulai dari avian influenza hingga virus corona. Setelah hasilnya kita lihat bagus, kita lanjutkan ke penggunaan nanoteknologi agar kualitas hasil produknya lebih bagus,” sebutnya.

Produk antivirus ini pun sudah mendapatkan hak paten.

Eucalyptus, Produk Antivirus Corona yang Diluncurkan Kementan, Bisa Bunuh Virus Covid-19?

Bantu Warga Terdampak Virus Corona, Kementan dan TNI Siapkan ATM Beras di Tiap Kodim di Jakarta

Kementan juga menggandeng PT Eagle Indo Pharma untuk pengembangan dan produksinya.

Langkah ini juga diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk menghargai dan mendukung karya anak bangsa.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Tags:
Virus CoronaCovid-19EucalyptusKementerian Pertanian (Kementan)
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved