Breaking News:

Terkini Nasional

Ahok Digadang Jadi Menteri Baru Jokowi, Pihak Gerindra Andre Rosiade: Bukan Solusi Malah Jadi Beban

Nama Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali disebut-sebut akan menjadi menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Ananda Putri Octaviani
Kolas Channel Youtube KompasTV
Rumor Ahok menjadi menteri di kabinet Jokowi menggantikan Menteri BUMN, Erick Thohir, satu di antara yang menolak adalah Anggota DPR Fraksi Gerindra, Andre Rosiade pada Kompas TV (4/7/2020). 

Sementara itu, Ketua DPP PKB Daniel Johan juga mengatakan bahwa urusan menteri itu wewenang Jokowi.

Meski demikian ia ragu Ahok bisa menjadi menteri lantaran statusnya sebagai narapidana.

"Bagus saja selama Presiden Jokowi memberi amanah, tapi secara UU apa masih memungkinkan, bukannya pernah dihukum dengan tuntutan lebih dari 5 tahun tidak boleh duduk jabatan menteri," ujar Daniel Johan.

Ahok Diisukan Jadi Menteri Baru Presiden, Pihak PKS Mardani Ali: Mestinya Pak Jokowi Lebih Bijak

Lihat videonya berikut:

 

Tanggapan PKS dan Pengamat Politik

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera  dengan tegas menolak Ahok jadi menteri lantaran dianggap sosok yang kontroversial.

Ia khawatir kehadiran Ahok justru berdampak buruk bagi Jokowi.

"Usul saya Pak Ahok ini masih kontroversi sayang Pak Jokowi kalau mengajukan Pak Ahok."

"Akan timbul banyak sekali respon yang itu nanti buruk terhadap modal sosial bangsa, mestinya Pak Jokowi lebih bijak," kata Mardani.

Setali tiga uang dengan Mardani, Pengamat Politik, M Qodari juga tidak setuju Ahok masuk kabinet.

Pasalnya, Ahok dinilai buruk dalam komunikasi publik.

Ia mengakui kerja Ahok memang bagus namun komunikasi bagi pejabat publik juga penting.

 Ahok Bandingkan Gaji saat Jadi Gubernur hingga Kini sebagai Komut Pertamina: Gedean Komisarislah

 

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS, Mardani Ali Sera dalam acara Kompas Petang, Senin (29/6/2020). Dirinya memberikan tanggapan terkait kemungkinan adanya reshuffle atau pergantian kabinet.
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS, Mardani Ali Sera dalam acara Kompas Petang, Senin (29/6/2020). Dirinya memberikan tanggapan terkait kemungkinan adanya reshuffle atau pergantian kabinet. (Youtube/KompasTV)

"Saya tidak setuju diangkat menjadi menteri dalam reshuffle kabinet yang akan datang, karena Pak Ahok ini lemah dalam urusan komunikasi publik."

"Komunikasi publik itu penting bagi pejabat publik setingkat menteri atau kepala daerah, kerja bagus itu sangat penting, wajib, tapi komunikasi publik juga sangat strategis," katanya.

Qodari khawatir akan terjadi masalah lagi seperti kasus penodaan agama pada 2017.

"Pekerjaan baik, tapi kalau komunikasi publiknya tidak bagus maka kemudian menimbulkan ketegangan atau dinamika sosial dan saya kira itu yang sudah terjadi pada tahun 2017," ungkap Qodari.

Halaman
123
Tags:
AhokMenteriJokowiPartai GerindraAndre Rosiade
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved