Virus Corona

Apakah Jenazah Pasien Covid-19 Masih Bisa Menularkan Virus ke Orang Lain? Ini Penjelasan Dokter

Dokter Spesialis Paru menjelaskan apakah pasien Covid-19 yang sudah meninggal masih bisa menularkan Virus Corona.

Capture YouTube Kompas TV
Dokter Spesialis Paru, Dokter Wiwien Heru Wiyono (kiri) saat menjadi narasumber dalam program Sapa Indonesia Pagi KompasTV, Jumat (3/7/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Dokter Spesialis Paru, Dokter Wiwien Heru Wiyono memberikan penjelasannya apakah pasien Covid-19 yang sudah meninggal masih bisa menularkan Virus Corona atau tidak.

Dilansir TribunWow.com, hal itu Wiwien Heru Wiyono sampaikan saat menjadi narasumber dalam program Sapa Indonesia Pagi KompasTV, Jumat (3/7/2020).

Wiwien mengatakan jenazah pasien Covid-19 harus dimakamkan berdasarkan protokol kesehatan Covid-19.

ILUSTRASI Virus Corona
ILUSTRASI Virus Corona (Tribun-Video/Buyung Haryo)

Alasan Kemenkeu Tambah Anggaran Kemenkes Rp 25 Triliun: Untuk Pasien Covid-19, Angka Naik Terus

Momen ketika Risma dan Terawan Sidak ke Pasar Genteng Surabaya Pakai Pengeras Suara: Ayo Jaga Jarak

Alasannya, kata dia, untuk mencegah penularan Virus Corona pada orang di sekitarnya.

"Jadi protokol yang dilakukan oleh petugas kesehatan oleh pasien Covid yang meninggal, itu memang demikian, itu sudah protokol, dalam rangka untuk mencegah supaya orang lain tidak tertular," jelas Wiwien.

Meski demikian, Wiwien mengaku belum mengetahui secara pasti apakah Virus Corona di dalam tubuh jenazah pasien positif Covid-19 akan menularkan virus ke orang lain.

"Karena memang Covid ini sangat menular, kita masih belum tahu apakah virus ini setelah orang meninggal akan tetap menularkan ke orang lain atau tidak. Kita tetap memperlakukan protokol tersebut," ujar Wiwien.

"Kalau kita melihat sendiri apa yang dilakukan pada jenazah pasien Covid, itu sebetulnya sudah cukup. Tapi namanya penyakit ini kita belum tahu," imbuh dia.

Curhat Risma Tangani Covid-19, Kirim Bantuan ke RS Ditolak Berulang Kali: Sakit Jadi Pemimpin Itu

Lebih lanjut, Wiwien kembali menegaskan bahwa protokol kesehatan untuk pemulasaran jenazah Covid-19 harus dilakukan dalam rangka memutus rantai penyebaran.

"Jadi sekalipun sudah ditutup dengan plastik anti air berlapis-lapis, dimasukkan ke dalam peti, kita tidak tahu apakah itu sudah cukup atau belum. Tapi itulah kira-kira yang bisa dilakukan dalam rangka mencegah supaya virus ini tidak menyebar," beber dia.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Vintoko
Editor: Claudia Noventa
Sumber: Kompas TV
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved