Terkini Nasional
Politisi Nasdem Sebut Kementerian Pariwisata Tidak Layak, Pantas untuk Direshuffle oleh Jokowi
Politisi Partai Nasdem, Akbar Faisal secara terang-terangan memberikan sorotan terhadap Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
"Ambil kewenangan ini, lakukan reshuffle, jangan hanya satu atau dua, kalau perlu lebih dari setengah," pungkasnya.
Menanggapi hal itu, pembawa acara, Karni Ilyas menanyakan kembali apa yang dimaksudkan oleh Akbar Faisal.
Yakni yang menyinggung soal adanya rangkap jabatan ataupun menteri yang berasal dari partai politik.
Namun Akbar Faisal mengatakan apa yang disampaikan tidak berdasar karena background partai, melainkan tentang profesionalisme.
"Anda tadi itu seakan-akan sudah men-judge bahwa ini gara-gara menteri-menteri dari partai-partai yang tidak kompeten?" tanya Karni Ilyas.
"Enggak juga, jadi saya bicara tentang profesional," jelas Akbar Faisal.
"Tak beritahu, profesional banyak cara berlindung, saya tidak mau menyebut nama di tempat ini saya pernah sebut."
• Akui Terawan Orang Baik, Akbar Faisal Sebut Menkes Beruntung: Tak Punya Bumper Partai Politik
Dirinya lantas menyoroti kinerja dari Kementerian Pariwisata.
Ia juga dengan gamblang menyebut bahwa Kementerian Pariwisata tidak layak, sehingga pantas untuk direshuffle oleh Jokowi.
"Apa harus saya sebut lagi, contoh misalnya Kementerian Pariwisata enggak layak itu," katanya.
"Saya enggak ragu-ragu menyebutnya," pungkasnya.
Simak videonya mulai menit ke- 12.12
(TribunWow/Elfan Fajar Nugroho)