Breaking News:

Terkini Nasional

Desak Jokowi Reshuffle, Politisi Nasdem: Jangan Hanya Satu atau Dua, kalau Perlu Lebih dari Setengah

Politisi Partai Nasdem, Akbar Faisal mengaku setuju jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) benar-benar akan melakukan reshuffle atau perombakan kabinet.

Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Youtube/Indonesia Lawyers Club
Politisi Partai Nasdem, Akbar Faizal dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (30/6/2020). Akbar Faizal mengaku setuju jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) benar-benar akan melakukan reshuffle atau perombakan kabinet. 

Akbar Faisal mengakui bahwa kewenangan untuk mershuffle pejabat negara memang merupakan hak prerogatif dari presiden yang tidak bisa dipengaruhi oleh pihak manapun.

Meski begitu, dia hanya berharap kepada banyak pihak, termasuk masyarakat untuk mendukung Jokowi dalam memanfaatkan kewenangannya tersebut.

Dikatakannya, terdapat banyak menteri yang memang harus direshuffle, bukan lagi satu atau dua.

Respons Arya Sinulingga saat Dianggap Bandingkan BUMN dengan Kementerian Lain: Jangan Menembak Saya

"Jadi menurut saya ini kita tidak perlu ragu-ragu lagi, kita harus bagaimana caranya agar presiden mengambil kewenangan itu," kata Akbar Faisal.

"Sekarang kita berikan dukungan kewenangan pada presiden," sambungnya.

"Ambil kewenangan ini, lakukan reshuffle, jangan hanya satu atau dua, kalau perlu lebih dari setengah," pungkasnya.

Simak videonya mulai menit ke- 11.49

Akbar Faisal Sebut Menkes Beruntung: Tak Punya 'Bumper' Partai Politik

Politisi Partai Nasdem, Akbar Faisal memberikan pandangannya terkait Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto.

Dilansir TribunWow.com, Akbar Faisal mengakui bahwa Terawan Agus merupakan pribadi yang baik.

Hal ini disampaikannya dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (30/6/2020).

Akbar Faisal mulanya mengaku tidak mau untuk menyebut nama menteri-menteri yang tengah menjadi sorotan menyusul kemarahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dirinya hanya mengatakan bahwa kemarahan yang ditunjukkan oleh Jokowi memang karena benar-benar merasa kecewa dengan kinerja menterinya.

Ia juga menyebut bahwa para menteri kulitasnya parah dalam menyikapi krisis dan pandemi Virus Corona saat ini.

Muncul di ILC, Dahlan Iskan Nilai Kemarahan Jokowi Wajar: Nah, Apanya Sekarang yang Kurang?

Jokowi sebagai seorang presiden dinilai tidak mendapatkan dukungan penuh dari para pembantunya itu.

Halaman
1234
Tags:
reshufflePresiden Joko Widodo (Jokowi)Akbar Faisal
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved