Terkini Nasional
Ali Ngabalin Dicecar PKS, Karni Ilyas Saran agar Jawaban Senada Jokowi: Menterinya Enggak Kerja
Presenter Karni Ilyas turut mendesak Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Ngabalin menjawab pertanyaan.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Rekarinta Vintoko
Ali Ngabalin kembali menjelaskan maksudnya sebagai pihak pembantu presiden.
"Bukan, maksud saya begini," kata Ali Ngabalin.
Namun sebelum penjelasan itu disampaikan, politisi Partai Gerindra Fadli Zon memotong dan mengajukan pertanyaan kepada Ali Ngabalin.
Ia menyinggung keluhan Jokowi yang menyebutkan kinerja para menterinya tidak menunjukkan kemajuan.
"Pak Ngabalin, saya mau tanya kepada Anda. Apakah Anda setuju dengan pernyataan presiden bahwa enggak ada progress yang signifikan?" tanya Fadli Zon.
"Bukan di situ masalahnya, Fadli," sanggah Ali Ngabalin.
• Apakah Etis Jokowi Marahi Menteri di Depan Publik? Sujiwo Tejo: Zaman Saya Kecil, Sangat Tidak Etis
Lihat videonya mulai menit 11:40
Ali Ngabalin Nilai Persepsi Jubir PKS Terlalu Jauh
Ali Ngabalin menilai banyak persepsi yang muncul karena ancaman perombakan kabinet (reshuffle) yang dilontarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan saat menanggapi Juru Bicara DPP PKS M Kholid dalam acara Dua Arah di Kompas TV, Senin (29/6/2020).
Sebelumnya Jokowi menyebutkan akan membuka opsi reshuffle dalam pidato arahan di Sidang Kabinet Paripurna, Kamis (18/6/2020).
• Yakini akan Ada Reshuffle terhadap Menteri, Analis Politik: Jokowi Ini Kerasukan Rakyat
M Kholid menilai sikap Jokowi yang mengancam akan melakukan reshuffle hanya langkah politik.
"Kalau kita melihat ini hanya semacam politik cuci tangan. Bukan politik turun tangan," kata M Kholid.
Menurut Kholid, presiden seharusnya sudah memahami rekam jejak setiap menterinya saat pembentukan kabinet.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/karni-ilyas-memberi-pertanyaan-kepada-tenaga-ahli-utama-ksp-ali-mochtar-ngabalin.jpg)