Breaking News:

Virus Corona

COVAXIN, Vaksin Covid-19 Pertama Buatan India yang akan Diuji ke Manusia

India telah berhasil mengembangkan vaksin Covid-19 yang rencananya akan dilakukan uji klinis terhadap manusia di bulan Juli nanti.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi vaksin Covid-19 buatan India. 

TRIBUNWOW.COM - Vaksin Covid-19 pertama buatan India itu akhirnya mendapat persetujuan dari pengawas obat-obatan India untuk menguji vaksin langsung ke manusia di bulan Juli nanti.

Vaksin bernama COVAXIN itu dikembangkan oleh Bharat Biotech company, sebuah perusahaan yang terletak di Genome Valley, Hyderabad, India.

Bharat Biotech diizinkan untuk menggelar tahap 1 dan tahap 2 uji klinis ke manusia setelah hasil uji pre klinis vaksin menunjukkan hasil yang aman.

Peringatkan Vaksin Virus Corona Tak Menjamin Kekebalan, Ahli Virologi: Tidak akan Menyembuhkan Semua

Dikutip dari bbc.com, Selasa (30/6/2020), kedua tes itu nantinya ditujukan untuk mengetahui apakah vaksin yang bersangkutan aman digunakan atau tidak.

Selain mengembangkan vaksin untuk Covid-19, Bharat Biotech sebelumnya juga telah mengembangkan vaksin untuk H1N1 dan rotavirus.

Tidak dijelaskan ada berapa orang yang akan diuji dengan vaksin buatan India ini.

Vaksin bernama COVAXIN ini dikembangkan dengan cara mengambil sebuah strain virus yang kemudian diisolasi dan dilemahkan di sebuah laboratorium.

Selain vaksin dari India, vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh Indonesia juga telah memasuki uji klinis.

Vaksin Covid-19 yang dikembangkan PT Kalbe Farma Tbk dan perusahaan asal Korea Selatan, Genexine Inc, mulai memasuki tahap uji klinis.

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyebut, proses uji klinis fase pertama sudah dimulai pada bulan Juni 2020 ini di Korea Selatan.

Sedangkan uji klinis fase kedua rencananya digelar di Indonesia pada Agustus 2020.

"Indonesia akan ambil bagian dalam percobaan fase dua, yang rencananya kan dilaksanakan pada Agustus," ujar Wiku dalam jumpa pers virtual dari Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/6/2020).

Ahli Ungkap Tantangan Utama dalam Mengembangkan Vaksin Covid-19, Kecepatan hingga Biaya yang Tinggi

Dilansir worldometers.info, angka positif Covid-19 di India per Selasa (30/6/2020) telah mencapai 568 ribu kasus.

Korban meninggal karena Covid-19 telah mencapai lebih dari 15 ribu jiwa.

Dan 335 ribu pasien Covid-19 berhasil sembuh.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Virus CoronaIndiaCOVAXIN
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved