Breaking News:

Terkini Nasional

Pihak Imigrasi Perkirakan Sekitar 105 TKA China Gelombang Dua akan Tiba di Kendari Akhir Juni 2020

Sebelumnya, sebanyak 156 TKA asal China tiba di Bandara Haluoleo Kendari pada Selasa (23/6/2020).

KOMPAS.COM/KIKI ANDI PATI
Puluhan TKA asal China tiba di Bandara Haluoleo Kendari 

TRIBUNWOW.COM - Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China akan kembali masuk ke Indonesia.

Untuk gelombang kedua diperkirakan TKA berjumlah 105 orang.

Mereka akan tiba di Kendari pada akhir Juni 2020. Sebelumnya, sebanyak 156 TKA asal China tiba di Bandara Haluoleo Kendari pada Selasa (23/6/2020).

Mereka merupakan gelombang pertama dari 500 TKA asal China yang akan bekerja di PT Virtue Dragon Nickel Internasional (VDNI) dan PT OSS yang berada di kawasan industri Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).

DPRD Sultra Ragukan Keahlian 152 TKA Asal China di Kendari, Sebut Tak Ada Data Keahlian Kerja

Kepala Kantor Imigrasi Kendari Hajar Aswad mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan jumlah TKA untuk gelombang kedua.

"Diperkirakan 105 orang, tapi itu angkanya belum pasti ya. Termasuk tanggal kedatangannya juga saya belum dapat pastikan," ungkap Hajar Aswad dikonfirmasi di kantor Imigrasi Kendari pada Sabtu (27/6/2020).

Sementara untuk visa 156 TKA gelombang pertama asal China yang tiba di Kendari, menurut Hajar, hingga kini pihaknya belum melakukan pemeriksaan.

Dikatakan, 156 TKA itu tengah menjalani karantina di PT OSS.

Hal itu merupakan bagian dari protokol kesehatan untuk menghindari penyebaran Virus Corona alias Covid-19.

"Saat ini mereka sedang menjalani masa karantina, karena semua orang asing yang datang di masa pandemi harus dikarantina," kata Hajar.

Oleh karena itu, tim dari Kantor Imigrasi Kendari belum turun ke kawasan industri pertambangan Morosi untuk memeriksa dokumen 156 TKA itu, meski visa mereka sudah diperiksa oleh pihak Imigrasi Manado saat transit di Bandara Samratulangi.

Aksi Penolakan TKA China di Kendari Berujung Ricuh, Massa Bakar Ban hingga Lempari Aparat Pakai Batu

"Secara fisik belum. Karena belum mengutus anggota saya ke sana karena ini masih masa karantina, jadi agak khawatir juga," lanjutnya.

Lebih lanjut, Hajar menjelaskan, setelah 14 hari, ia akan menugaskan anggotanya untuk melakukan pemeriksaan dokumen setelah karantina.

"Insya Allah di hari ke-15 atau ke-16 menugaskan petugas saya untuk mengecek langsung, pertama baik itu visa, paspor, dan sesuai dengan wajahnya."

"Walaupun mereka sudah diperiksa di tempat pemeriksaan Imigrasi di Manado saat tiba di Bandara Samratulangi," terangnya.

Pemeriksaan itu, tambah Hajar, penting dilakukan karena setiap TKA yang mengunakan visa C 312 memiliki kewajiban selama 30 hari untuk melapor ke kantor Imigrasi.

Jadi 156 TKA, yang merupakan gelombang pertama dari total 500 TKA yang akan datang ke Kendari ini, belum dapat bekerja.

Sebab, untuk bisa bekerja sesuai dengan peruntukan visa, TKA harus mendapatkan izin tinggal terbatas (itas).

"Semua tenaga kerja asing yang menggunakan visa C312 memiliki kewajiban untuk melapor ke Imigrasi sehingga diubah dari Vitas menjadi Itas.

Setelah diterbitkan Itas baru mereka bisa beraktivitas sesuai dengan peruntukan visanya," papar Hajar.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved