Terkini Internasional
Perusahaan Antariksa Rusia Buka Wisata Luar Angkasa, Pertama Kali Izinkan Turis Keluar dari Pesawat
Perusahaan antariksa Rusia akan mengirim 2 turis ke luar angkasa pada tahun 2023, satu di antaranya akan berkesempatan berjalan-jalan di luar angkasa.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Perusahaan antariksa Rusia akan mengirim dua turis ke luar angkasa pada tahun 2023, satu dari antaranya akan berkesempatan berjalan-jalan di luar angkasa.
Setelah sempat berhenti selama beberapa dekade, perusahaan antariksa Rusia mulai merencanakan perjalanan wisata ke luar angkasa kembali.
Dua wisatawan terpilih akan diajak untuk menikmati pemandangan di luar angkasa.
Sementara satu dia antaranya akan diizinkan melakukan spacewalk, atau merasakan mengambang di luar pesawat untuk menikmati pemandangan luar angkasa secara langsung.
Peserta yang hendak melakukan spacewalk tersebut akan dilatih secara khusus agar tubuhnya dapat mengimbangi perbedaan tekanan di luar angkasa.
• Rusia Mulai Gelar Poling Perubahan Amandemen, Putin Berkesempatan Menjabat hingga Tahun 2036
Dilansir The Jakarta Post, Jumat (26/6/2020), perusahaan antariksa Rusia, Energia mengatakan akan membawa turis pertama melakukan perjalanan luar angkasa pada tahun 2023, berdasarkan ketentuan kontrak baru dengan mitra AS.
Energia telah menandatangani kontrak dengan Space Adventures, yang berjanji akan membawa dua wisatawan luar angkasa ke Stasiun Luar Angkasa Internasional tahun itu.
"Kami merencanakan bahwa salah satu peserta ekspedisi akan melakukan perjalanan ruang angkasa dari segmen Rusia, bersama-sama dengan kosmonot Rusia profesional," kata Energia, yang merupakan bagian dari badan antariksa Rusia Roscosmos.
Pengumuman itu muncul beberapa hari setelah NASA menandatangani kesepakatan dengan perusahaan pariwisata luar angkasa Virgin Galactic milik Richard Branson untuk mempromosikan misi pribadi ke stasiun tersebut setelah program pelatihan khusus di AS.
Ini juga mengikuti misi sukses pertama SpaceX milik Elon Musk bulan lalu untuk membawa astronot ke stasiun menggunakan pesawat ruang angkasa Crew Dragon, yang mengakhiri hampir satu dasawarsa Rusia memegang monopoli untuk mengangkut manusia ke orbit.
SpaceX sendiri pada bulan Maret sempat mengumumkan perjalanan wisata luar angkasanya sendiri untuk tiga orang tahun depan, di atas Kapal Naga.
Di situs webnya, Space Adventures sudah mengiklankan perjalanan ruang angkasa sebagai pengalaman yang langka dan menggembirakan, yang hanya tersedia melalui program Rusia.
"Jika Anda memilih untuk terbang ke angkasa menggunakan pesawat ruang angkasa Soyuz Rusia, Anda memiliki kesempatan untuk melakukan perjalanan luar angkasa, disertai dengan kosmonot profesional," bunyi keterangan dalam web tersebut.
• Tiap 16 Hari, Bumi Terima Sinyal Misterius dari Luar Angkasa
• Rekaman Luar Angkasa yang Perlihatkan Titik Api dan Asap Kebakaran Hutan di Australia
Perusahaan tersebut bersama dengan agen Rusia sebelumnya telah membawa delapan turis ke ISS antara tahun 2001 dan 2009.
Sementara itu, dilansir theverge.com, Kamis (25/6/2020), dari segelintir wisatawan yang telah pergi ke luar angkasa, tidak ada yang melakukan perjalanan ruang angkasa sebelumnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/hotel-luar-angkasa-pertama-aurora-station_20180412_143106.jpg)