Breaking News:

Terkini Daerah

Macan Tutul Ompong Berkalung Chips Tertangkap Perangkap Warga, Turun Gunung untuk Mangsa Ternak

Diduga macan tutul tersebut disisihkan koloninya karena usia yang tua sehingga ia memilih turun gunung.

TribunJabar.id/ Andri M Dani
Macan tutul 'Abah' yang tertangkap perangkap warga setelah turun gunung karena memangsa ternak. 

TRIBUNWOW.COM - Seekor macan tutul masuk perangkap yang dipasang warga di sisi hutan di Blok Cilumpang Desa Cikupa, Kecamatan Lumbung, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis (25/6/2020).

Macan tersebut sengaja ditangkap karena keresahan warga yang kehilangan sejumlah hewan seperti kambing, ayam dan juga anjing.

Dikutip dari TribunJabar.id, warga kemudian memasang umpan berupa anjing dalam kerangkeng besi tersebut.

Teror Makhluk Pengisap Darah Hewan Resahkan Warga, Bupati Tapanuli Utara Adakan Sayembara

Bantah Isu Makhluk Mistis, Bupati Tapanuli Utara Janjikan Rp10 Juta untuk Buru Pembunuh Hewan Ternak

Keesokan harinya, baru dijumpai seekor macan tutul yang masuk dalam perangkap tersebut.

Pada leher macan tutul tersebut, terpasang kalung radio colar (chips).

Diyakini macan tersebut adalah macan yang sama yang masuk perangkap di Blok Cilumpang Cikupa pada 29 Agustus 2018 dan dilepasliarkan kembali ke hutan Gunung Syawal pada 2 September 2018.

Setelah melakukan negosiasi dengan warga, petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam ( BKSDA) Wilayah III Jabar di Ciamis berhasil mengevakuasi macan tutul.

Menurut Kabid BKSDA Wilayah III Jawa Barat Andi Witria macan tersebut dalam keadaan baik.

Namun, lantaran usia yang sudah tua, macan tersebut kini dalam kondisi ompong.

Manajer Beri Klarifikasi soal Panji Petualang yang Disebut Kasar hingga Lempar Hewan ke Karyawannya

Harimau dan Hewan Peliharaan Dilaporkan Positif Virus Corona, Virolog: Covid-19 Hanya Untuk Manusia

Untuk memeriksa kondisi kesehatan macan tua penguasa hutan Gunung Sawal tersebut dua orang dokter hewan didatangkan dari Taman Satwa Cikembulan Garut.

Pihaknya juga sedang memikirkan kembali mengenai rencana penempatan macan tutul yang dipanggil Abah itu ke alam liar.

Mengingat kondisi kesehatan hewan buas itu yang kini sudah menurun karena usia.

Andi menduga, turunnya macan tutul itu karena ia tersisih dari koloninya.

“Setelah diperiksa kondisi kesehatannya baru dipikirkan lagi si Abah mau dikemanakan. Warga menginginkan si Abah jangan dilepas liarkan lagi di Gunung Syawal khawatir akan turun gunung lagi,” katanya.(*)

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Si Abah, Macan Tutul Penguasa Gunung Syawal Ciamis Kembali Kena Perangkap, Begini Kondisinya

Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Sumber: Tribun Jabar
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved