Terkini Daerah
Bantah Isu Makhluk Mistis, Bupati Tapanuli Utara Janjikan Rp10 Juta untuk Buru Pembunuh Hewan Ternak
Beredar kabar mahluk mistis menjadi pelaku di balik tewasnya ratusan hewan ternak di Tapanuli Utara, Sumatera Utara.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNWOW.COM - Matinya ratusan hewan ternak mulai dari bebek, ayam hingga babi di Desa Pargompulan, Kecamatan Siborong-borong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara membuat heboh warga setempat.
Pasalnya hewan-hewan ternak tersebut ditemukan tewas dalam kondisi kehabisan darah dan tewas di dalam kandang yang dilindungi oleh kawat besi.
Kasus itu pertama kali terjadi pada Jumat (12/6/2020), menanggapi hal itu, Bupati Tapanuli Utara (Taput) Nikson Nababan memasang imbalan sebesar Rp 10 juta bagi mereka yang berhasil memburu makhluk yang disebut-sebut sebagai makhluk penghisap darah.

• Misteri Makhluk Penghisap Darah Ternak, Ada Jejak Kaki Besar hingga Imbalan untuk yang Menangkap
• 9 Bungkusan Misterius Berbau Busuk Ditemukan Warga di Sebuah Kuburan, Polisi: Dugaannya Ilmu Hitam
Dikutip dari Tribun-Medan.com, Selasa (23/6/2020), sayembara itu dibuat lantaran hingga saat ini makhluk pemburu ternak itu belum tertangkap.
"Karena peristiwa ini sudah sangat meresahkan, bagi masyarakat, baik itu perseorangan ataupun tim yang bisa menangkap makhluk ini hidup atau mati, akan kami beri imbalan Rp 10 juta," kata Nikson, Minggu (21/6/2020).
Atas kejadian misterius itu, Nikson lalu meminta maaf kepada semua peternak yang menjadi korban.
"Kami memohon maaf belum bisa memberikan semacam kompensasi, karena kami juga belum tahu pasti apa sebenarnya yang terjadi di Desa Pohan Tonga," kata Nikson.
Di tengah sosok misterius makhluk itu, beredar kabar bahwa makhluk penghisap darah itu merupakan makhluk mistis bernama homang (kemang) atau sigulambak.
Mangatur Hutasoit, warga setempat mengatakan ada beberapa warga yang sempat melihat penampakan makhluk mistis itu.
“Kami sudah sempat melihat makhluk itu tiga kali, pukul 23.00, 02.00, dan terakhir 18 Juni. Yang terakhir ini, makhluk itu melompat dan bisa melintasi sungai,” ujarnya.
Namun di sisi lain, Bupati Taput Nikson membantah isu tentang makhluk mistis.
"Ada bilang sigumoang, dalam Batak artinya hantu. Jadi ini mistis. Seharusnya tak dipercaya," kata Nikson Nababan, Senin (22/6/2020).
"Kalau sigumoang pasti tak ada jejak kaki, namanya juga hantu. Tapi di lokasi ada jejak kaki," sambungnya.
Fakta-fakta sementara yang ditemukan adalah adanya jejak kaki seperti beruang dan dugaan makhluk yang bersangkutan adalah anjing gila yang membunuh hewan tapi tidak memakannya.
Bangkai Ternak Tidak Dimakan