Breaking News:

Terkini Daerah

Model Duta Pariwisata Ngaku Dilecehkan Produser saat Casting Film: Disekap di Hotel dan Diancam

Seorang model Duta Pariwisata Banyuwangi, AMK (22) mengaku mendapat pelecehan seksual saat casting film.

Penulis: Laila N
Editor: Rekarinta Vintoko
YouTube/KompasTV
Seorang model Duta Pariwisata Banyuwangi, AMK (22) mengaku mendapat pelecehan seksual saat casting film. 

TRIBUNWOW.COM - Seorang model Duta Pariwisata Banyuwangi, AMK (22) mengaku mendapat pelecehan seksual saat casting film.

Dilansir TribunWow.com dari tayangan KompasTV, Kamis (25/6/2020), korban disekap di kamar hotel dan diancam memakai senjata tajam oleh pelaku, yang merupakan seorang produser.

Setelah kekadian itu, AMK lantas melaporkan tindakan sang produser ke Polsek Kota Banyuwangi.

Kronologi Pria di Bengkulu Potong Kelamin Remaja 16 Tahun, Tak Terima Keponakan Diperkosa

Mahasiswi semester 6 di perguruan tinggi swasta ini mengaku dilecehkan pada Senin (22/6/2020) malam.

Peristiwa itu bermula saat AMK bersama 22 peserta ikut seleksi casting film di sebuah hotel.

Setelah semua peserta sudah selesai casting, pelaku yang mengaku produser film asal Jakarta kemudian memaksa korban berhubungan badan.

Korban yang ketakutan saat diancam kemudian berhasil bersembunyi di toilet, hingga temannya datang dan mengetuk pintu kamar.

Saat itu, korban langsung keluar dan melapor ke polisi.

Peristiwa itu pun dibenarkan oleh Plt. Kabid Pemasaran Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Banyuwangi, Ainur Rofiq.

Meski mengetahui adanya casting tersebut, Ainur Rofiq mengatakan pihaknya belum memberikan izin tertulis kepada ph atau penyelenggara.

"Kami secara resmi, belum menerima surat resmi, kami belum tahu legalitas dari PH ini," ucapnya.

"Kalau memang ada kejadian semacam itu, hal-hal yang tidak sewajarnya dilakukan pada saat casting, silakan yang bersangkutan diproses secara hukum," imbuhnya.

Tuduhan Pelecehan Seksual Palsu Trending di Twitter, Ini Deretan Artis Terkenal yang Jadi Sasaran

Sementara itu, pihak penyedia model, mengaku sempat diusir oleh sang produser.

"Yang namanya T (korban) tadi ikut di kamar, saya tidak maulah, yang namanya anak saya, saya biarkan begitu," ucap Pengelola Sanggar Seni sekaligus penyedia model, Subari Sofyan.

"Setelah saya naik, 'Mas, mas diluar saja', enggak bisa, saya harus mendampingi anak-anak."

Sumber: Kompas TV
Halaman 1/2
Tags:
PelecehanBanyuwangiJawa TimurPelecehan Seksual
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved