Terkini Daerah
Aksi Peneror Rumah Kadishub Banda Aceh Terekam CCTV, Motif Pelaku Diduga karena Masalah Pribadi
Aksi pelaku teror di Rumah Kadishub Banda Aceh ternyata tertangkap kamera CCTV. Polisi segera buru pelaku.
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Pelaku teror di Rumah Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Banda Aceh, Muzakkir Tulot pada, Selasa (23/6/2020) dinihari, pukul 02:40 WIB ternyata tertangkap kamera CCTV.
Pelaku meletakkan benda menyerupai bom molotov di rumah Kepala Dishub yang berada di Gampong Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh.
Namun belakangan polisi membantah benda itu bom molotov.
• Intip Kekayaan John Kei, Miliki 3 Rumah Berjejer dan Terparkir Mobil-mobil Mewah, Termasuk Rubicon
Pelaku teror terhadap Rumah Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Banda Aceh, Muzakkir Tulot yang terekam kamera CCTV itu, diketahui datang ke rumah tersebut dinihari, sekitar pukul 02.40 WIB, saat seisi rumah tertidur.
Berdasarkan informasi, pelaku yang datang mengendarai sepeda motor dan memakai helm meletakkan benda tersebut di pagar rumahnya.
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto menyampaikan, pelaku teror tersebut memang terekam kamera CCTV.
Namun pihaknya saat ini masih harus mendalami untuk mengetahui pelakunya.
Saat ini penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi masih berjalan.
Termasuk mempelajari hasil CCTV di rumah korban.
“Mungkin nama (pelaku) itu telat kan (diketahui), karena masih harus kita dalami dulu,” ujar Kapolres.
• Klaim Berjasa Tekan Penyebaran Virus Corona di Perbatasan, Trump Kunjungi Arizona di Tengah Pandemi
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto mengatakan, benda yang ditemukan di rumah Kepala Dishub Banda Aceh tersebut bukanlah bom molotov.
Namun sebuah botol /kaleng yang berisi gas, sehingga meledak.
“Jadi itu teror terhadap terhadap yang bersangkutan, masalah perorangan, karena ini kan Kadis (Kepala Dinas). Motifnya mengarah ke masalah pribadi, tapi sekarang kami melakukan pendalaman,” ujar Kombes Pol Trisno.
Sebelumnya diberitakan, rumah Muzakkir Tulot diteror dengan benda yang menyerupai bom molotov, Selasa (23/6/2020) dinihari, pukul 02.40 WIB.
Peristiwa itu terjadi di keadiaman pribadinya di Gampong Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh.