Terkini Nasional
Diserang, Nus Kei Ungkit 'Janji Tobat' John Kei saat Bebas dari Nusakambangan: Ini Membuka Aib Kami
Paman sekaligus korban penyerangan John Kei, Nus Kei beberapa kali menyinggung status keponakannya yang baru saja keluar dari penjara.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNWOW.COM - Paman sekaligus korban penyerangan John Kei, yakni Nus Kei beberapa kali menyinggung status keponakannya yang baru saja keluar dari penjara.
Nus Kei yang diserang John Kei turut menyinggung janji yang diucapkan keponakannya setelah keluar dari lapas Nusakambangan.
Hal itu diungkapka Nus Kei setelah menghadiri makam anggotanya yang tewas akibat serangan John Kei di Green Lake City, Tangerang pada Senin (22/6/2020), ER.

• Persoalan Tanah Disebut Jadi Motif Penyerangan John Kei, Nus Kei: Memang Ada Sebuah Pekerjaan
Nus Kei merasa bahwa apa yang dilakukan John Kei hanya sebatas emosi sesaat.
"Lha ini makanya tadi dari awal saya bilang, mungkin ini cuma emosi, egonya ponakan saya, dan egonya saya."
"Mungkin saya masih bisa kontrol ego saya, tapi ponakan saya tidak bisa," ungkapnya.
Lalu ia lagi-lagi menyinggung soal John Kei yang baru saja keluar dari lapas.
Kini, Nus Kei hanya bisa berharap agar John Kei bertobat.
"Dan saya memaklumi mungkin juga di dia baru keluar saya berharap kemarin sih dari wawancaranya dia bisa berubah, tapi sudah terjadi, saya tetap berdoa, saya percaya sama Tuhan suatu ketika dia akan berubah dan dia akan kembali ke jalan yang benar," harapnya.
Sebenarnya ia berharap agar janji menjadi lebih baik yang diungkapkan John Kei bisa benar-benar dilaksanakan.
"Demikian tadi saya bilang, kami waktu dia keluar, semua orang berharap seperti itu, tetapi ternyata sudah terjadi kemarin," katanya.
• Diserang John Kei, Nus Kei Ungkap Filsafat Suku Kei dari Maluku: Itu Sangat Mengikat Kami
Ia berharap perseteruan antarkeluarga ini bisa berakhir.
Pasalnya ini bisa mempermalukan keluarga.
"Makanya ke depan saya berdoa, saya keluarga kami, kami semua yang ada di sini, kita semua yang ada di sini berdoa meminta supaya ke depan jangan ada lagi terjadi seperti begini."
"Inilah terakhir karena ini membuka aib kami, kami tidak mau lagi ini akan terjadi, saya garansi itu," lanjutnya.